Kuaishou Gaming berhasil mencatatkan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah organisasinya setelah keluar sebagai juara Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 yang menjadi bagian dari Esports World Cup 2026 (EWC26). Kesuksesan tersebut semakin menarik karena Kuaishou Gaming datang ke turnamen internasional di Paris, Prancis ini bukan sebagai tim yang sepenuhnya diunggulkan.
Perjalanan Kuaishou Gaming diawali dengan menjuarai King Pro League (KPL) Spring 2026 di China usai membantai Wolves Esports 4-0 di grand final.
Performa impresif tersebut menjadi modal utama mereka untuk melaju ke KWC 2026 yang memperebutkan total hadiah senilai US$3 juta (setara Rp48,9 miliar), di mana sang juara berhak membawa pulang US$600 ribu (setara Rp9,78 miliar) serta 1.000 EWC Club Championship Points.
Format Unik Lintas Ekosistem HOK dan AOV
KWC 2026 menjadi edisi paling unik karena untuk pertama kalinya mempertemukan 20 tim dari ekosistem Honor of Kings dan Arena of Valor dalam satu panggung. Menggunakan versi khusus yang menggabungkan elemen kedua game, turnamen ini menyediakan 111 hero yang dapat digunakan sepanjang kompetisi.
Kuaishou Gaming harus menghadapi persaingan sengit dari organisasi papan atas dunia, termasuk sang juara bertahan KWC 2025, AG.AL. Meski tergolong sebagai kekuatan baru di KPL, Kuaishou Gaming mampu membawa modal performa domestik ke level internasional dan mematahkan dominasi tim-tim favorit.
Kami datang ke sini untuk menang. Kami tahu bahwa kami memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia, dan kami percaya pada diri sendiri.
Kuaishou Gaming
Validasi Dominasi Ekosistem China di Panggung Dunia
View this post on Instagram
Gelar KWC 2026 menjadi bukti kompetitifnya ekosistem Honor of Kings China sekaligus titik balik besar bagi Kuaishou Gaming. Dalam waktu singkat, mereka sukses bertransformasi dari tim yang sedang berkembang menjadi juara kompetisi domestik hingga merengkuh mahkota kejuaraan dunia.
KWC 2026 di EWC26 membuktikan bahwa konsistensi dan kemampuan beradaptasi dengan format anyar menjadi kunci utama. Kuaishou Gaming berhasil menegaskan posisi mereka di puncak dunia, membuktikan bahwa status favorit sebelum turnamen bukanlah jaminan akhir di panggung esports internasional.

