MLBB Jadi Esports Paling Banyak Ditonton di EWC 2026, M8 Siap Hadir di Istanbul
M8 World Championship
Mobile Legends

MLBB Jadi Esports Paling Banyak Ditonton di EWC 2026, M8 Siap Hadir di Istanbul

MikeApalah - Kamis, 27 Agustus 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kembali mencatat sejarah di Esports World Cup (EWC). Untuk ketiga kalinya secara beruntun, MLBB menjadi game esports dengan jumlah penonton tertinggi dalam penyelenggaraan EWC, sekaligus semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan terbesar di ekosistem esports global.

Berdasarkan data Esports Charts, MLBB mencatat 2,89 juta Peak Concurrent Viewers (PCV) selama EWC 2026. Pencapaian tersebut memperpanjang dominasi MLBB sebagai game esports paling banyak ditonton di EWC sejak turnamen tersebut pertama kali menghadirkan kompetisi MLBB.

Setelah kesuksesan di Paris, perjalanan MLBB Esports kini berlanjut ke Istanbul, Turki, untuk penyelenggaraan M8 World Championship pada Januari mendatang.

MOONTON Games telah mengungkap pembagian slot untuk M8 sekaligus memperkenalkan jalur yang semakin luas bagi tim dari berbagai wilayah untuk mencapai panggung kejuaraan dunia.

M8 World Championship Bawa MLBB ke Eropa

M8 World Championship akan menjadi edisi kedelapan dari M Series, turnamen global utama MLBB.

Yang membuat M8 semakin istimewa adalah debutnya di kawasan Eropa. Setelah sebelumnya kompetisi M Series berkutat di kawasan Asia Tenggara dan lokasi lain di luar Eropa, Istanbul akan menjadi tuan rumah pertama M8 yang berlangsung di benua tersebut.

M8 juga menjadi bagian dari strategi MOONTON untuk memperluas ekosistem kompetitif MLBB ke lebih banyak wilayah.

Struktur kompetitif global MLBB kini mencakup lima region utama:

Baca Juga :

MLBB Jadi Esports Paling Banyak Ditonton di EWC 2026, M8 Siap Hadir di Istanbul

MCT SEA Resmi Diumumkan, Jadi Jalur Tim MLBB Asia Tenggara Menuju M8 World Championship

M8 World Championship Digelar di Turki, Jadi M Series Pertama di Eropa

  • Southeast Asia (SEA)
  • Eastern Europe and Central Asia (EECA)
  • Europe, Middle East and Africa (EMEA)
  • East Asia (EA)
  • Americas (AMER)

Lima wilayah tersebut nantinya terhubung dengan berbagai liga waralaba dan kompetisi regional menuju panggung terbesar, yaitu M Series.

Wild Card M8

Wild Card M8 Jadi yang Terbesar

Salah satu perubahan paling signifikan pada M8 terdapat pada M8 Wild Card.

Jika M7 Wild Card hanya diikuti delapan tim, kali ini jumlah peserta meningkat menjadi 10 tim.

Tidak hanya jumlah peserta yang bertambah, kesempatan untuk lolos ke Main Stage juga diperbesar. Dari 10 tim tersebut, tiga tim terbaik akan mendapatkan tempat di Main Stage yang berisi 16 tim.

Pada M7, hanya dua tim Wild Card yang berhasil melangkah ke fase utama.

Dengan tambahan satu tiket, lebih banyak tim dari berbagai wilayah memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung global.

MCT Jadi Jalur Baru Menuju M Series

M8 juga akan menjadi edisi pertama yang membuka jalur dari MLBB Championship Tour (MCT) menuju M Series.

MCT diperkenalkan sebagai lapisan baru dalam struktur kompetitif global MLBB untuk memberikan ruang lebih besar kepada kompetisi regional dan talenta-talenta yang sedang berkembang.

Dengan adanya MCT, pemain dan tim dari kawasan yang belum memiliki ekosistem liga sebesar SEA memiliki jalur tambahan untuk membangun reputasi dan mencapai level internasional.

Kombinasi M8 Wild Card yang diperluas dan jalur MCT membuat struktur kualifikasi M8 menjadi lebih inklusif dibandingkan edisi sebelumnya.

MLBB Punya 1,5 Miliar Instalasi dan 110 Juta MAU

Ekspansi tersebut didukung oleh skala MLBB yang sangat besar sebagai game mobile global.

Menurut data yang dikutip MOONTON Games, MLBB telah mencapai 1,5 miliar instalasi dengan sekitar 110 juta Monthly Active Users (MAU).

Dari sisi esports, MLBB juga mempertahankan status sebagai salah satu game mobile paling banyak ditonton di dunia.

Pada awal 2026, M7 World Championship bahkan mencatat lebih dari 5,68 juta PCV, menjadikannya turnamen esports mobile dengan jumlah penonton puncak tertinggi dalam sejarah berdasarkan data Esports Charts.

Pencapaian di EWC 2026 kemudian kembali menunjukkan kuatnya daya tarik MLBB di panggung internasional.

Team Spirit Cetak Sejarah di MSC 2026

EWC 2026 juga memperlihatkan bagaimana perluasan ekosistem regional mulai menghasilkan cerita baru.

Team Spirit, yang mewakili kawasan EECA, berhasil mengalahkan Yangon Galacticos asal Myanmar dengan skor 4-3 pada Grand Final Mid Season Cup (MSC) 2026.

Kemenangan tersebut membuat Team Spirit menjadi tim pertama di luar Asia Tenggara yang memenangkan major internasional resmi MLBB.

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti bahwa kekuatan kompetitif MLBB mulai menyebar ke luar basis tradisionalnya di Asia Tenggara.

MSC 2026 juga memiliki arti penting karena menjadi salah satu turnamen MLBB yang melakukan debut di Eropa melalui rangkaian EWC 2026 di Paris.

EWC 2026 Jadi Titik Penting Ekspansi MLBB

Tahun 2026 menjadi salah satu periode penting bagi ekspansi internasional MLBB.

Selain kembali menjadi salah satu game utama di Esports World Cup, MSC dan MLBB Women's International (MWI) juga menjalani debut Eropa di Paris.

Ekspansi tersebut tidak berhenti di EWC.

MLBB juga mencatatkan sejumlah tonggak internasional lainnya pada 2026 hingga awal 2027, termasuk debut di Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang, serta penyelenggaraan M8 World Championship di Istanbul, Turki.

Dengan semakin banyaknya turnamen dan wilayah yang terhubung, MOONTON ingin menciptakan ekosistem kompetitif yang memungkinkan talenta dari berbagai negara bersaing di level tertinggi.

MOONTON Ingin Bangun Ekosistem yang Lebih Global

Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, mengatakan perluasan jalur kompetitif menjadi bagian dari arah baru MLBB menjelang usia 10 tahun.

Menjelang ulang tahun ke-10 MLBB, babak berikutnya adalah menghubungkan kekuatan yang telah kami bangun di berbagai wilayah menjadi sebuah ekosistem kompetitif yang lebih global. M8 mewujudkan visi tersebut dengan membuka lebih banyak jalur bagi tim untuk mencapai panggung dunia.

Menurutnya, semakin banyak wilayah yang terhubung dengan kompetisi internasional, semakin beragam pula talenta dan gaya bermain yang akan muncul.

Semakin banyak wilayah yang kami hubungkan ke kompetisi internasional, semakin kuat dan beragam pula persaingannya. Ambisi kami adalah membangun ekosistem tempat talenta kelas dunia dapat muncul dari setiap wilayah dan bersaing di level tertinggi.

Dari Paris Menuju Istanbul

Jika Paris menjadi salah satu simbol ekspansi MLBB di EWC 2026, maka Istanbul akan menjadi babak berikutnya.

M8 World Championship akan membawa turnamen flagship MLBB tersebut ke Eropa untuk pertama kalinya. Pada saat yang sama, format kualifikasi yang semakin terbuka memberi kesempatan lebih besar bagi tim dari berbagai region untuk mendapatkan tempat di panggung utama.

Dengan 10 tim bertanding di Wild Card dan tiga tiket tersedia untuk Main Stage, persaingan menuju M8 dipastikan akan semakin ketat.

Bagi penggemar MLBB, M8 juga menjadi kesempatan untuk melihat apakah dominasi tim-tim dari kawasan tradisional seperti SEA masih akan berlanjut, atau justru kembali muncul kekuatan baru dari EECA, EMEA, East Asia, maupun Americas.

M8 World Championship Jadi Ujian Era Baru MLBB

Kesuksesan MLBB di EWC 2026 menjadi modal kuat menuju babak berikutnya.

Dengan 2,89 juta PCV di EWC, lebih dari 5,68 juta PCV di M7, 1,5 miliar instalasi, serta 110 juta pengguna aktif bulanan, skala MLBB sudah jauh melampaui sekadar game mobile regional.

Kini MOONTON ingin mengubah skala tersebut menjadi ekosistem esports yang benar-benar global.

M8 World Championship di Istanbul akan menjadi ujian berikutnya. Bukan hanya untuk menentukan siapa juara dunia MLBB, tetapi juga untuk melihat seberapa jauh talenta dari berbagai region mampu menantang kekuatan yang selama ini mendominasi panggung internasional.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait