Selangor Red Giants (SRG) kembali mengukuhkan dominasinya di panggung Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Malaysia.
Berhadapan dengan Team Rey (TR) pada babak Grand Final MPL Malaysia Season 18 (S18), Minggu (1/11/2026), SRG berhasil keluar sebagai juara setelah memenangkan pertandingan sengit dengan skor tipis 4-3.
Bermain dalam format Best of 7 (Bo7), kedua tim harus melewati tujuh pertandingan untuk menentukan sang juara.
Hasil ini sekaligus mengantarkan SRG meraih gelar MPL Malaysia keenam secara beruntun sekaligus mempertahankan takhta yang telah mereka kuasai selama beberapa musim terakhir.
Menariknya, Grand Final kali ini menjadi salah satu pertandingan paling kompetitif sepanjang era dominasi SRG.
Pasalnya, selama periode tersebut, SRG biasanya mampu menyelesaikan pertandingan final dengan skor maksimal 4-2.
Namun, Team Rey berhasil memberikan perlawanan hingga memaksa pertandingan ditentukan melalui game penentuan.
Team Rey Berikan Perlawanan Sengit hingga Game Ketujuh

Team Rey menunjukkan bahwa dominasi Selangor Red Giants bukanlah sesuatu yang mudah dipertahankan.
Meski sempat tertinggal, mereka mampu memberikan perlawanan dan menjaga peluang untuk merebut gelar juara.
Pertandingan dibuka dengan kemenangan SRG pada game pertama.
Namun, Team Rey berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mendominasi pertandingan kedua.
SRG kembali unggul usai memenangkan game ketiga.
Akan tetapi, Team Rey tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui kemenangan pada game keempat.
Memasuki game kelima, SRG kembali mengambil keunggulan dan semakin dekat dengan gelar juara.
Meski demikian, Team Rey kembali menunjukkan daya juangnya dengan memenangkan game keenam sehingga skor berubah menjadi 3-3.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui game ketujuh.
Pada laga penentuan tersebut, SRG tampil lebih dominan dan berhasil mengamankan kemenangan 4-3 sekaligus memastikan gelar juara MPL Malaysia S18.
Dua Pemain Indonesia Gagal Juara MPL MY S18
Di balik keberhasilan Team Rey melaju hingga Grand Final, terdapat kontribusi talenta esports asal Indonesia.
Tim tersebut diperkuat oleh dua pemain Indonesia, yakni Muhammad Aditya Irawan atau DolyNN yang bermain sebagai Jungler serta Ervino Clice Sutanto atau Cliveee yang mengisi posisi Gold Lane.
Tidak hanya pemain, Team Rey juga memiliki pelatih yang berasal dari Indonesia, SaintdeLucaz.
Kehadiran talenta Indonesia di dalam tim menjadi salah satu hal menarik dari perjalanan Team Rey sepanjang MPL Malaysia S18.
Meski harus puas menjadi runner-up, Team Rey berhasil memberikan perlawanan yang membuat Grand Final kali ini berlangsung lebih kompetitif dibandingkan sejumlah final pada era dominasi SRG sebelumnya.
Sementara itu, keberhasilan ini semakin memperpanjang sejarah Selangor Red Giants di kompetisi tertinggi Mobile Legends Malaysia.
Enam gelar juara secara beruntun menjadi bukti konsistensi mereka dalam mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan terbesar di kawasan tersebut.