Playoff MPL ID S18: 5 Pemain yang Wajib Mendapat Perhatian Khusus!
Mobile Legends

Playoff MPL ID S18: 5 Pemain yang Wajib Mendapat Perhatian Khusus!

Ferdian Hidayat - Jumat, 30 Oktober 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Playoff MPL Indonesia Season 18 akan menjadi panggung pembuktian bagi sejumlah pemain muda yang ingin menancapkan namanya diingatan para pecinta MLBB Tanah Air.

Dari enam tim yang lolos, ada lima nama yang menarik untuk mendapatkan perhatian khusus, yakni Joshua, Keven, Killua, Jiizee, dan Zeonn.

Joshua, Keven, dan Killua menjalani debut di MPL ID pada musim ini.

Sementara itu, Jiizee dan Zeonn memiliki perjalanan berbeda setelah akhirnya berkesempatan tampil di playoff usai tim mereka gagal menembus fase tersebut pada musim sebelumnya.

Kelima pemain ini memiliki cerita masing-masing menjelang persaingan menuju gelar juara.

Untuk itu Esports ID coba menyajikan alasan kenapa para pemain ini patut dinantikan di babak palyoff nanti.

Joshua

Via: MPL ID

Baca Juga :

Playoff MPL ID S18: 5 Pemain yang Wajib Mendapat Perhatian Khusus!

MLBB Raih Mobile Esports Game of the Year untuk Kelima Kalinya!

Playoff MPL ID S18: Jadwal, Format, Total Hadiah dan Cara Nonton

Dalam daftar ini, Joshua menjadi nama yang paling mencuri perhatian.

Sejak menjalani debut pada Week 4 MPL ID S18, jungler muda NAVI tersebut langsung merebut penghargaan Rookie of the Week yang sebelumnya dimenangi Keven selama tiga pekan beruntun.

Namun, dampak Joshua tidak berhenti pada penghargaan individu.

Kehadirannya membuat NAVI terlihat seperti tim yang berbeda.

Bagaimana tidak, karena musim sebelumnya tim berjulukan 'Born To Win' tersebut gagal melaju ke playoff, namun setelah Joshua bergabung ia mampu membawa NAVI duduk manis di #2 Regular Season MPL ID S18.

Penampilannya juga mengundang perhatian berbagai kalangan, mulai dari penikmat MPL ID, pemain profesional, mantan pemain, hingga caster.

Pada musim debutnya, Joshua yang berusia 16 tahun tersebut menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk bersaing di level tertinggi.

Kini, sang prospek paling menjajikan MPL ID ini berhadapan dengan musuh bagi para pemain muda, yaitu babak playoff.

Babak ini menjadi ujian berikutnya bagi Joshua.

Keven

Via: MPL ID

Keven menjadi salah satu debutan yang langsung menunjukkan potensinya sejak awal MPL ID S18.

Datang dengan senyap, kehadirannya bahkan sempat membuat para penggemar bertanya-tanya tentang siapa sosok pemain muda tersebut.

Namun, Keven berhasil menjawab keraguan itu dengan membuktikan bahwa dirinya memang memiliki kualitas untuk bersaing di level MPL ID.

Mendapatkan kesempatan memperkuat Team Liquid ID setelah bermain di level MDL, Keven langsung mencuri perhatian melalui performanya.

Ia berhasil meraih penghargaan Rookie of the Week selama tiga pekan pertama secara beruntun sebelum Joshua mengambil alih sorotan setelah menjalani debutnya pada Week 4.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Keven mampu beradaptasi dengan persaingan di level tertinggi sejak awal musim.

Meski kemudian muncul nama-nama baru yang ikut mencuri perhatian, performanya pada pekan-pekan awal menjadi bukti bahwa ia layak mendapatkan kesempatan di panggung utama.

Konsistensi, positioning, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor penting ketika ia menghadapi lawan-lawan terbaik di playoff.

Killua

Via: MPL ID

Killua menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan debutan lainnya.

Ia mendapatkan kesempatan memperkuat ONIC setelah bergabung di tengah regular season MPL ID S18, sehingga waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan persaingan di liga utama menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.

Tanggung jawab yang diembannya juga tidak ringan.

Killua mendapatkan kesempatan mengisi posisi mid lane yang sebelumnya identik dengan Sanz, mid laner paling berprestasi di Indonesia.

Menggantikan pemain dengan rekam jejak sebesar Sanz tentu bukan perkara mudah.

Killua harus menghadapi ekspektasi tinggi dari penggemar ONIC sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kepercayaan untuk mengisi posisi tersebut.

Pengalamannya bersama ONIC Prime di level MDL menjadi bekal untuk menghadapi persaingan di kasta tertinggi.

Namun, bermain di MPL ID, terlebih dalam pertandingan playoff, menghadirkan tantangan yang berbeda.

Dengan waktu adaptasi yang relatif terbatas, playoff MPL ID S18 akan menjadi kesempatan penting bagi Killua untuk menunjukkan perkembangannya dan membuktikan bahwa ONIC memiliki alasan kuat untuk mempercayakan posisi mid lane kepadanya.

Jiizee

Via: MPL ID

Bagi Jiizee, MPL ID S18 menjadi kesempatan penting untuk membuktikan kemampuannya di panggung tertinggi.

Mid laner NAVI ini akhirnya berkesempatan tampil di playoff setelah timnya gagal menembus fase tersebut pada musim sebelumnya.

Kesempatan ini menjadi momentum berharga bagi Jiizee untuk menunjukkan kontribusinya dalam persaingan menuju gelar juara.

Sebagai mid laner, ia memiliki peran penting dalam mengatur tempo permainan, membantu rotasi, serta menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

NAVI berhasil mengakhiri regular season di posisi kedua dan mengamankan tempat di upper bracket.

Pencapaian tersebut memberikan modal positif, tetapi perjalanan di playoff tetap menuntut konsistensi dari seluruh pemain.

Jiizee perlu menunjukkan bahwa dirinya mampu menjaga performa ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan lebih tinggi.

Zeonn

Via: MPL ID

Perjalanan Zeonn menuju playoff MPL ID S18 tidak lepas dari proses panjang dalam kariernya.

Ia sempat mendapatkan kesempatan bermain di MPL ID pada Season 15, tetapi kemudian kembali turun ke level MDL sebelum memperkuat NAVI.

Sejak Season 17, Zeonn menjadi bagian dari perkembangan NAVI yang semakin kompetitif.

Ia turut membantu tim membangun performa yang lebih kuat, meskipun kesempatan bermainnya pada musim tersebut datang ketika NAVI berada dalam situasi sulit dan hampir dipastikan gagal lolos ke playoff.

Perjalanan itu membuat musim ini menjadi kesempatan pembuktian bagi Zeonn.

Setelah melewati fase naik turun, ia kini memiliki peluang untuk menunjukkan hasil dari perkembangan yang telah dijalaninya bersama NAVI.

Peran pelatih NAVI, Whynot, juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Zeonn mengakui bahwa arahan sang pelatih menjadi salah satu faktor yang mendorong penampilannya terus membaik.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Ferdian Hidayat

Salam kenal, para pembaca! Aku Ferdian, seorang jurnalis esports, content creator, dan scriptwriter yang punya ketertarikan besar pada dunia media, storytelling, game dan industri esports. Aku senang mengeksplorasi berbagai cerita, menemukan sudut pandang menarik, dan mengemasnya menjadi tulisan maupun konten yang bisa dinikmati banyak orang. Bagiku, storytelling adalah bagian penting dari bagaimana kita menyampaikan ide dan memahami suatu hal dari perspektif yang berbeda. Kalau ada pertanyaan, ingin berdiskusi, atau sekadar bertukar cerita seputar hal-hal yang aku bahas, jangan ragu untuk mampir ke media sosialku, ya!
Show More
Follow Me

Berita Terkait