Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Nintendo Tegaskan Penjualan Switch Generasi Pertama Masih Berlanjut di Luar Eropa
Nintendo memastikan konsol Switch generasi pertama tetap dijual di luar Eropa meski operasional Nintendo of Europe akan menghentikannya pada 2027.
Industry

Nintendo Tegaskan Penjualan Switch Generasi Pertama Masih Berlanjut di Luar Eropa

Aldonov Danoza - Jumat, 10 Juli 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Nintendo memastikan bahwa konsol Nintendo Switch generasi pertama belum akan dihentikan secara global, meski perusahaan telah mengumumkan rencana penghentian penjualan perangkat tersebut di kawasan Eropa mulai Februari 2027. Klarifikasi ini muncul setelah banyak penggemar mengira bahwa seluruh lini Nintendo Switch, termasuk Switch Lite dan Switch OLED, akan memasuki akhir masa edar di semua wilayah.

Melansir dari laman Video Games Chronicle, Nintendo menjelaskan bahwa keputusan penghentian penjualan hanya berlaku untuk wilayah yang berada di bawah operasional Nintendo of Europe. Dengan demikian, pasar lain seperti Amerika Utara, Jepang, Australia, dan berbagai negara di Asia masih akan tetap mendapatkan pasokan Nintendo Switch generasi pertama selama perusahaan menilai masih ada permintaan.

Kepatuhan Hukum Regulasi Baterai Uni Eropa dan Persiapan Konsol Switch 2

Keputusan menghentikan penjualan di Eropa bukan didorong oleh rendahnya minat konsumen, melainkan sebagai respons terhadap regulasi baru Uni Eropa yang mulai berlaku pada 18 Februari 2027. Aturan tersebut mewajibkan perangkat elektronik dengan baterai isi ulang memiliki baterai yang dapat dilepas dan diganti dengan mudah oleh pengguna.

Seluruh model Switch generasi pertama, termasuk Switch Lite dan Switch OLED, tidak memenuhi persyaratan hukum tersebut. Sebagai gantinya, Nintendo telah menyiapkan revisi perangkat keras Nintendo Switch 2 khusus untuk pasar Eropa yang telah disesuaikan dengan regulasi tersebut, lengkap dengan rencana menghadirkan aksesori baru yang menggunakan desain baterai ramah lingkungan.

Kami tidak berencana menghentikan penjualan Nintendo Switch di luar wilayah bisnis Nintendo of Europe.

— Nintendo, Pernyataan resmi kepada Video Games Chronicle

Rekor Penjualan 155 Juta Unit Global dan Dukungan Judul Game Eksklusif Baru

Meski Switch 2 kini menjadi fokus utama, Nintendo tampaknya belum terburu-buru meninggalkan generasi sebelumnya karena basis pengguna yang sangat besar. Hingga awal 2026, keluarga Nintendo Switch telah mencatat pengiriman lebih dari 155 juta unit secara global, menjadikannya konsol Nintendo terlaris sepanjang sejarah.

Selain itu, Nintendo juga masih memiliki sejumlah judul eksklusif menarik yang dijadwalkan meluncur untuk Switch generasi pertama dalam waktu dekat. Beberapa di antaranya seperti Rhythm Heaven Groove dan Tomodachi Life: Living the Dream, menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya mengakhiri dukungan terhadap ekosistem Switch lama.

Strategi Konsol Harga Terjangkau dan Komitmen Layanan Digital eShop

Di sisi lain, Nintendo memang mulai mengalihkan fokus bisnisnya ke Switch 2 yang telah hadir dengan peningkatan performa serta fitur kompatibilitas game lama (backward compatibility). Meski demikian, keberadaan Switch generasi pertama masih dianggap penting untuk menjangkau pasar yang menginginkan konsol dengan harga lebih terjangkau.

Bagi para pemilik Nintendo Switch saat ini, penghentian penjualan di Eropa juga tidak berarti layanan digital akan langsung berhenti secara sepihak. Nintendo diperkirakan masih akan terus menyediakan pembaruan sistem berkala, layanan Nintendo Switch Online, akses penuh ke Nintendo eShop, serta dukungan penuh terhadap game yang telah dirilis.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait