Studio spesialis porting gim terkemuka, Virtuos, kembali menarik perhatian industri setelah mengungkapkan ketertarikannya untuk membawa dua judul raksasa besutan Rockstar Games, yaitu Grand Theft Auto V (GTA 5) dan Red Dead Redemption 2 (RDR2), ke platform Nintendo Switch. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Andy Fong, selaku Technical Director Virtuos, dalam sesi wawancara eksklusif bersama media gim internasional.
Virtuos sendiri memiliki rekam jejak yang sangat solid dalam industri pemrosesan ulang dan adaptasi lintas platform. Studio yang berbasis di Singapura ini sebelumnya sukses menangani proyek porting gim Rockstar lainnya, yaitu L.A. Noire ke Nintendo Switch pada tahun 2017, serta terlibat dalam penggarapan judul-judul besar seperti The Outer Worlds, XCOM 2, hingga proyek remake modern Metal Gear Solid Delta: Snake Eater.
Potensi Pasar yang Masif dan Harapan Komunitas
Langkah optimis dari Virtuos ini didorong oleh angka popularitas kedua gim yang sangat luar biasa di pasar global:
GTA 5: Telah mencatatkan angka penjualan fantastis dengan lebih dari 225 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu produk hiburan terlaris sepanjang masa.
Red Dead Redemption 2: Mengikuti kesuksesan tersebut dengan angka penjualan yang telah menembus lebih dari 82 juta kopi sejak pertama kali dirilis.
Komunitas gamer di berbagai forum digital dan Reddit menyambut positif kabar ini, bahkan menilai bahwa versi portable dari kedua gim tersebut akan menjadi daya tarik yang sangat besar. Banyak pemain berpendapat bahwa secara teknis, GTA 5 seharusnya sudah bisa diadopsi sejak era Switch generasi pertama mengingat gim tersebut awalnya dikembangkan untuk arsitektur hardware PlayStation 3 dan Xbox 360.
Tantangan Teknis dan Spekulasi Switch Generasi Baru
Meskipun potensi pasarnya sangat menjanjikan, proses adaptasi ini menghadapi tantangan teknis yang sangat besar, terutama untuk Red Dead Redemption 2 yang dikenal memiliki detail visual serta kompleksitas dunia open-world yang sangat tinggi. Oleh karena itu, para pengamat industri memperkirakan bahwa jika proyek ini terealisasi, target utamanya adalah platform Switch generasi baru atau Switch 2 yang memiliki spesifikasi komputasi lebih tangguh.
Rumor mengenai kehadiran RDR2 untuk konsol hybrid generasi terbaru Nintendo sebenarnya sudah mulai berembus sejak tahun 2025 melalui berbagai informasi dari orang dalam industri. Keberhasilan platform Nintendo dalam menjalankan gim-gim dengan kebutuhan spesifikasi berat seperti The Witcher 3 hingga Hogwarts Legacy semakin memperkuat keyakinan bahwa kehadiran GTA 5 dan RDR2 di ekosistem Nintendo bukan lagi sebuah hal yang mustahil di tahun 2026 ini. Jika benar terwujud, kolaborasi ini akan menjadi salah satu rilis pihak ketiga (third-party) terbesar dalam sejarah konsol Nintendo.