Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Paper Rex dan RRQ Kompak Tumbang di Laga Perdana Valorant EWC 2026
Valorant EWC 2026
Valorant

Paper Rex dan RRQ Kompak Tumbang di Laga Perdana Valorant EWC 2026

MikeApalah - Sabtu, 04 Juli 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dua wakil VCT Pacific gagal mengawali perjalanan mereka dengan hasil positif pada Valorant Esports World Cup (EWC) 2026. Paper Rex (PRX) harus mengakui keunggulan NRG dengan skor 1-2, sementara Rex Regum Qeon (RRQ) takluk 0-2 dari 100 Thieves (100T).

Kekalahan tersebut membuat Paper Rex harus turun ke lower bracket dan menjalani laga eliminasi melawan Karmine Corp (KC). Sementara itu, NRG melangkah ke upper bracket Grup B untuk menghadapi Team Vitality. Di Grup A, 100 Thieves sukses mengamankan kemenangan meyakinkan atas RRQ yang tampil dengan susunan pemain baru tanpa Monyet.


RRQ Gagal Mengimbangi Permainan 100 Thieves

Laga kontra 100 Thieves menjadi penampilan perdana RRQ dengan roster terbaru setelah Xan dipercaya mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Monyet. Pemain berusia 19 tahun itu langsung memainkan peran serupa dengan menggunakan agen Neon dan Omen.

Pada map Ascent, RRQ mencoba menghadirkan strategi berbeda dengan komposisi double Sentinel yang mengandalkan Vyse dan Sage. Di sisi lain, 100 Thieves tampil dengan komposisi berpusat pada Cypher yang didukung Jett dan Phoenix.

Strategi 100 Thieves terbukti lebih efektif. Mereka menutup paruh pertama dengan keunggulan 8-4 saat bertahan, sebelum mempertahankan konsistensi di sisi menyerang untuk mengamankan kemenangan 13-10. Hasil tersebut sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi tim asal Amerika Utara tersebut.

Paper Rex Awali Seri dengan Meyakinkan

Berbeda dengan RRQ, Paper Rex sempat membuka pertandingan dengan performa menjanjikan saat menghadapi NRG.

Bermain di Fracture, PRX tetap mengandalkan komposisi double Initiator yang telah beberapa kali mereka gunakan musim ini. Sementara itu, NRG memilih komposisi Phoenix dan Waylay.

Baca Juga :

Klasemen Club Championship EWC 2026: 100 Thieves, NAVI, dan UNLIMIT Berbagi Posisi Puncak

Bersanding dengan CR7 dan Magnus Carlsen, Faker Resmi Ditunjuk Sebagai Game Ambassador EWC dan ENC Hingga Tahun 2028

Perombakan Besar, Team Secret Lepas BerserX dan Rimuru Jelang VCT Pacific Stage 2

Keunggulan Paper Rex terlihat dari duel pembuka. Mereka mencatatkan tujuh first blood, unggul atas lima milik NRG, yang membantu PRX menutup babak pertama dengan skor 7-5.

Memasuki sisi menyerang, Paper Rex langsung merebut empat ronde beruntun dan akhirnya mengamankan map pertama untuk unggul 1-0 dalam seri.

NRG Bangkit di Lotus

NRG
NRG

Momentum pertandingan berubah pada map kedua, Lotus.

Meski sempat kehilangan momentum akibat ronde thrifty yang dimenangkan Paper Rex, NRG mampu bangkit dan mengoleksi tujuh ronde saat menyerang. Saat berganti sisi, pertahanan mereka tampil sangat disiplin dan sukses membatasi ruang gerak PRX.

NRG akhirnya menang telak 13-5 dan memaksa pertandingan berlanjut ke map penentuan, Breeze.

Keiko Jadi Pembeda di Breeze

Pada map ketiga, keiko menjadi motor permainan NRG.

Menggunakan Jett, ia tampil agresif dengan mengambil delapan duel pembuka dan memenangkan lima di antaranya. Permainan tersebut membuka banyak ruang bagi NRG hingga mampu menutup babak pertama dengan keunggulan 8-4.

Paper Rex sempat memperkecil ketertinggalan setelah memenangkan ronde pistol pada babak kedua. Namun, NRG berhasil mematahkan ronde bonus lawan dan terus menjaga ritme permainan. Setelah saling bertukar ronde, NRG akhirnya memastikan kemenangan 13-10 sekaligus menutup seri dengan skor 2-1.

Jadwal Berikutnya

NRG akan menghadapi Team Vitality pada pertandingan upper bracket Grup B. Laga tersebut menjadi pertemuan resmi pertama kedua tim.

Di sisi lain, Paper Rex harus menjalani pertandingan hidup-mati menghadapi Karmine Corp di lower bracket. Duel tersebut juga menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak ajang yang sama pada edisi tahun lalu.

Sementara bagi RRQ, kekalahan dari 100 Thieves menjadi pekerjaan rumah besar bagi roster anyar mereka. Kehadiran Xan memang memberikan warna baru dalam permainan tim, tetapi RRQ masih perlu meningkatkan koordinasi dan eksekusi strategi jika ingin menjaga asa bertahan di Valorant EWC 2026.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait