Paper Rex Tutup Tahun 2026 dengan Kegagalan, Picu Isu Rombak Roster Hingga Disband!
Paper Rex Tutup Musim 2026 dengan Kegagalan
Valorant

Paper Rex Tutup Tahun 2026 dengan Kegagalan, Picu Isu Rombak Roster Hingga Disband!

MikeApalah - Minggu, 11 Oktober 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Paper Rex (PRX) harus mengakhiri perjalanan di VALORANT Champions Shanghai 2026 setelah kalah dramatis dari T1 di babak lower bracket. Sempat unggul 9-3 pada paruh pertama map penentuan, memenangkan pistol round, dan memimpin hingga 10-3, tim asal Asia Tenggara tersebut justru gagal mempertahankan keunggulan dan takluk dengan skor 11-13 di Summit.

Kekalahan pada Jumat, 9 Oktober 2026, itu memastikan PRX finis di peringkat 7-8 dengan hadiah US$50.000. Hasil tersebut sekaligus menutup musim kompetitif mereka pada 2026, setelah sebelumnya mencatatkan prestasi besar di panggung internasional.

Baca juga:

VALORANT Champions Shanghai 2026: T1 Pulangkan Paper Rex!

VALORANT Champions 2026: Lengah, Paper Rex Tumbang dari LOUD 0-2!

Paper Rex dan T1 Tumbang di Awal Perjalanan Playoff VALORANT Champions 2026

Kekalahan dramatis tersebut kembali memunculkan pertanyaan tentang masa depan roster Paper Rex. Terlebih, laporan Insider Gaming menyebut kontrak empat dari lima pemain inti berakhir pada 2026. Meski begitu, sampai artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai pembubaran tim ataupun perubahan susunan pemain untuk musim depan.

Baca Juga :

Paper Rex Tutup Tahun 2026 dengan Kegagalan, Picu Isu Rombak Roster Hingga Disband!

VALORANT Champions Shanghai 2026: T1 Pulangkan Paper Rex!

Meski Tundukkan Paper Rex, tkzin Yakin LOUD Belum Tunjukkan Permainan Terbaik di VALORANT Champions 2026

Perjalanan Paper Rex di VALORANT Champions Shanghai 2026

Fase Grup: Awal Meyakinkan Melawan Team Liquid dan G2 Esports

PRX mengawali perjalanan di Champions Shanghai dengan hasil positif. Mereka mengalahkan Team Liquid dengan skor 2-1 pada 24 September 2026, kemudian mengulangi hasil serupa saat menghadapi G2 Esports pada 29 September.

Kemenangan atas G2 membawa PRX mengamankan tiket ke babak playoff. Dengan dua kemenangan tersebut, harapan penggemar terhadap kiprah wakil Pacific ini masih tinggi, terlebih setelah mereka menjalani paruh pertama musim yang cukup kompetitif.

Namun, tantangan di babak gugur terbukti jauh lebih berat. Dua kekalahan beruntun di playoff akhirnya mengakhiri perjalanan mereka di Shanghai.

Paper Rex di Musim 2026: Dari Dua Final Masters hingga Tersingkir di Shanghai

Hasil di Shanghai terasa kontras dengan pencapaian Paper Rex pada paruh pertama musim. PRX menjadi salah satu tim yang konsisten bersaing di level tertinggi, termasuk dengan menjuarai VCT Pacific Stage 1 dan mencapai dua grand final turnamen internasional.

Mereka finis sebagai runner-up Masters Santiago pada Maret 2026, lalu kembali menempati posisi kedua di Masters London pada Juni. Catatan tersebut menunjukkan bahwa PRX masih memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.

Pencapaian itu melanjutkan warisan yang mereka bangun pada 2025. Saat itu, Paper Rex menjuarai Masters Toronto, sekaligus menjadi tim first-person shooter (FPS) pertama dari Asia Tenggara yang meraih trofi internasional di level tersebut. Pemain Indonesia Jason “f0rsakeN” Susanto juga meraih penghargaan Finals MVP dalam turnamen tersebut.

Namun, performa PRX mengalami penurunan pada paruh kedua 2026. Mereka finis di peringkat 13-16 Esports World Cup 2026, lalu hanya mencapai posisi 5-6 di VCT Pacific Stage 2 setelah kalah dari VARREL. Perjalanan mereka kemudian berakhir di posisi 7-8 Champions Shanghai.

Rangkaian hasil tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan PRX beradaptasi dengan perkembangan meta. Gaya bermain agresif dan eksplosif yang selama ini menjadi identitas mereka tidak selalu memberikan hasil yang sama ketika menghadapi lawan yang mampu membaca pola permainan dan mengeksekusi strategi dengan disiplin.

Penilaian bahwa roster PRX mulai tertinggal dari meta merupakan analisis media, bukan pengakuan resmi dari organisasi. Meski demikian, hasil di paruh akhir musim memberi pekerjaan rumah bagi tim untuk mengevaluasi strategi, konsistensi, dan komposisi pemain menjelang kompetisi berikutnya.

Kontrak Pemain Berakhir pada 2026, Apakah PRX Akan Rombak Roster?


Spekulasi mengenai masa depan Paper Rex semakin menguat karena situasi kontrak pemain. Berdasarkan data yang dikutip Insider Gaming, kontrak something, d4v41, Jinggg, dan f0rsakeN berakhir pada 2026. Sementara itu, invy tercatat memiliki kontrak hingga 2027.

Dengan demikian, empat pemain tersebut perlu mencapai kesepakatan kontrak baru dengan organisasi atau mempertimbangkan opsi lain setelah masa kontrak mereka berakhir. Namun, berakhirnya kontrak tidak otomatis berarti seorang pemain akan meninggalkan tim.

Nama d4v41 dan f0rsakeN menjadi perhatian khusus karena keduanya merupakan bagian dari Paper Rex sejak Februari 2021, ketika organisasi tersebut beralih dari kompetisi CS ke VALORANT. Keduanya turut membangun identitas tim selama bertahun-tahun hingga PRX berkembang menjadi salah satu organisasi yang paling dikenal di skena kompetitif Asia.

Kehilangan pemain-pemain inti berpengalaman tentu berpotensi mengubah dinamika tim. Akan tetapi, belum ada dasar untuk memastikan bahwa PRX akan melakukan perombakan total. Keputusan tersebut baru bisa diketahui setelah organisasi mengumumkan arah roster mereka secara resmi.

Paper Rex Menutup Era Partnership VCT, tetapi Belum Mengumumkan Pembubaran Tim

Setelah tersingkir di Shanghai, Paper Rex mengunggah pernyataan melalui akun media sosial resminya. Organisasi tersebut mengenang empat tahun perjalanan di era kemitraan VCT, termasuk empat gelar VCT Pacific, lima penampilan di grand final internasional, serta pencapaian sebagai tim Asia Tenggara pertama yang menjuarai turnamen FPS internasional.

PRX juga menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang telah mendukung tim sepanjang perjalanan tersebut. Pernyataan itu ditutup dengan pesan, “Paper Rex akan kembali.”

Ungkapan tersebut menjadi sinyal bahwa organisasi tidak berniat menghilang dari kompetisi VALORANT. Namun, pesan itu tidak disertai pengumuman mengenai susunan pemain untuk 2027, sehingga belum menjawab apakah roster saat ini akan dipertahankan atau mengalami perubahan.

Perubahan Format VCT 2027 Menjadi Faktor Penting

Masa depan Paper Rex juga perlu dilihat dalam konteks perubahan format VCT yang akan berlaku pada 2027. Riot Games telah mengumumkan bahwa kompetisi akan beralih menuju model turnamen dengan lebih banyak jalur kualifikasi terbuka.

Untuk wilayah Americas, EMEA, dan Pacific, turnamen Kickoff 2027 akan diikuti 12 tim yang terdiri dari delapan tim partner dan empat tim hasil Open Qualifiers. Tim non-partner juga akan memiliki peluang untuk menembus turnamen global, termasuk Masters dan Champions, melalui jalur kompetitif yang tersedia.

Perubahan ini berarti organisasi tidak hanya perlu mempersiapkan roster yang kompetitif, tetapi juga menentukan strategi untuk tetap bersaing dalam sistem baru. Bagi Paper Rex, keputusan mengenai perpanjangan kontrak, komposisi pemain, dan arah kompetitif akan menjadi bagian penting dari persiapan menuju musim 2027.

Berakhirnya era partnership VCT dalam format sebelumnya memang menandai perubahan besar bagi organisasi yang selama ini menjadi bagian dari sistem kemitraan. Namun, perubahan format liga tidak dengan sendirinya berarti Paper Rex harus membubarkan tim atau kehilangan tempat di ekosistem kompetitif.

Apa Selanjutnya untuk Paper Rex?

Kekalahan dari T1 mengakhiri musim Paper Rex 2026 dengan cara yang menyakitkan. Keunggulan 9-3 di Summit seharusnya membuka jalan menuju kemenangan, tetapi kegagalan mempertahankan momentum justru membuat mereka tersingkir lebih awal dari yang diharapkan.

Di sisi lain, hasil tersebut tidak menghapus pencapaian mereka sepanjang musim, termasuk dua penampilan di grand final Masters dan gelar VCT Pacific Stage 1. PRX masih memiliki fondasi kompetitif dan basis penggemar yang kuat untuk menghadapi perubahan berikutnya.

Kini, perhatian tertuju pada keputusan organisasi selama masa jeda kompetisi. Apakah PRX akan mempertahankan susunan pemain saat ini, memperbarui sebagian roster, atau membangun formasi baru untuk menghadapi VCT 2027 masih belum diketahui.

Untuk sementara, satu hal yang sudah jelas adalah pesan Paper Rex kepada para penggemarnya: mereka berjanji akan kembali. Identitas tim untuk musim berikutnya masih menjadi tanda tanya, tetapi perjalanan PRX di VALORANT belum dinyatakan berakhir.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait