Champions Shanghai 2026: Paper Rex Buka Kemenangan, Tekuk Team Liquid 2-1
Paper Rex -source: "X" Paper Rex
Valorant

Champions Shanghai 2026: Paper Rex Buka Kemenangan, Tekuk Team Liquid 2-1

MikeApalah - Sabtu, 26 September 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Paper Rex membuka perjalanan mereka di VALORANT Champions Shanghai 2026 dengan kemenangan penting atas Team Liquid. Dalam laga pembuka turnamen, wakil Pacific tersebut harus melewati pertarungan tiga map sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 2-1 atas wakil EMEA.

Pertandingan yang berlangsung pada 24 September 2026 menjadi pertemuan ketiga bagi kedua tim setelah sebelumnya berjumpa di Champions Istanbul 2022 dan Masters Toronto 2025. Rivalitas keduanya kembali menghasilkan duel sengit, meski kali ini Paper Rex mampu menutup seri dengan kemenangan.

PRX membuka seri dengan kemenangan telak di Ascent 13-4, kemudian Liquid membalas di Haven 13-7. Pertandingan akhirnya ditentukan di Lotus, dan Paper Rex kembali menunjukkan ketenangan hingga menang 13-10.

Paper Rex Dominan di Ascent

Paper Rex memilih Ascent sebagai map pertama dan langsung menunjukkan permainan agresif.

Komposisi mereka tetap mengandalkan something dengan Yoru sebagai satu-satunya Duelist, sementara d4v41 dan Jinggg memakai Chamber dan Sage untuk membentuk pasangan Sentinel. Di sisi lain, Team Liquid menarik perhatian melalui debut GSR, pemain muda yang dipercaya menggantikan purp0 menjelang Champions Shanghai.

PRX tampil sangat kuat sejak sisi menyerang.

Mereka berhasil memenangkan empat ronde beruntun melalui sejumlah first blood dari berbagai sisi sehingga Liquid kesulitan membangun pertahanan. Memasuki sisi Defender, PRX semakin sulit dihentikan.

Baca Juga :

Champions Shanghai 2026: Paper Rex Buka Kemenangan, Tekuk Team Liquid 2-1

Paper Rex Terancam Gugur di Pacific Stage 2, f0rsakeN Berjuang Bertahan di Lower Bracket

Hasil VCT 2026: Pacific Stage 2: VARREL Kejutkan Paper Rex, RRQ Lolos ke Play-ins

Permainan tajam dari f0rsakeN Cs membuat Liquid tidak memiliki banyak ruang untuk mengembangkan serangan. Paper Rex akhirnya menyelesaikan Ascent dengan skor 13-4 dan memimpin seri 1-0.

Baca juga:

VALORANT Champions Shanghai 2026 Hadirkan Koleksi Merch Eksklusif

VALORANT Champions 2026 Hadirkan Anthem Bernuansa Metal

Liquid Balas Lewat Strategi Unik di Haven

Team Liquid kemudian membawa pertandingan ke Haven, map pilihan mereka.

Jika PRX menggunakan komposisi yang relatif lebih dekat dengan META, Liquid justru menampilkan strategi yang cukup berbeda. Mereka bermain dengan Harbor sebagai Controller tunggal, sementara GSR dan kamo menjadi duet Duelist melalui Yoru dan Raze. nAts melengkapi komposisi dengan Killjoy.

PRX memang berhasil memenangkan pistol round pertama di Haven, tetapi Liquid segera menunjukkan alasan di balik komposisi tersebut.

Kombinasi utilitas seperti Seize dan Paint Shells digunakan bersama, sementara High Tide milik Harbor dimanfaatkan untuk memecah area site dalam situasi retake.

Strategi tersebut membuat Liquid mampu membangun pertahanan yang lebih terorganisasi dan menutup babak pertama dengan keunggulan 7-5.

Setelah memenangi pistol di babak kedua, Liquid semakin percaya diri. Mereka mampu mempertahankan kontrol permainan dan akhirnya memaksa PRX menyerah dengan skor 13-7.

Kamo menjadi pemain dengan jumlah kill terbanyak di map tersebut, yakni 22 eliminasi, sekaligus membantu Liquid menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Lotus Kembali Jadi Penentu

Map terakhir mempertemukan kedua tim di Lotus.

Pertemuan ini terasa semakin menarik karena keduanya pernah menghadirkan salah satu duel paling dramatis di map tersebut pada Masters Toronto 2025, ketika PRX sempat unggul 11-1 sebelum Liquid hampir melakukan comeback. Seri saat itu akhirnya berakhir melalui overtime.

Kali ini, PRX tidak membiarkan pertandingan berkembang sejauh itu.

Kedua tim memakai Raze-Yoru sebagai pasangan Duelist, dengan Omen dan Fade sebagai bagian dari komposisi. Perbedaan utama terletak pada Sentinel, dengan Liquid menggunakan Cypher sementara PRX memilih Vyse.

Paper Rex kembali tampil agresif pada awal pertandingan.

Mereka mampu menghentikan serangan Liquid dan membangun keunggulan awal 5-0. Namun, Team Liquid sempat mencuri momentum setelah memanfaatkan beberapa ketidakteraturan dalam permainan PRX.

Liquid bahkan mampu memperkecil jarak, tetapi timeout dari alecks membantu Paper Rex mengembalikan kontrol. PRX menutup babak pertama dengan keunggulan 9-3.

Memasuki babak kedua, Liquid kembali memenangkan pistol round. PRX merespons dengan mengamankan ronde berikutnya, tetapi dua technical pause sempat memperlambat ritme pertandingan.

Paper Rex kemudian kembali menemukan momentum melalui penggunaan ultimate secara efektif. Mereka terus menekan dari area C Site hingga mencapai match point dalam kedudukan 12-8.

Liquid sempat memberikan ancaman comeback melalui aksi GSR. Namun, d4v41 muncul sebagai penentu dan menutup pertandingan dengan sebuah ace untuk mengamankan kemenangan 13-10.

something Jadi Pemain Paling Menonjol

Sepanjang tiga map, something tampil sebagai salah satu pemain paling konsisten di kubu Paper Rex.

Ia mencatatkan 58 kill dengan rating 1,38, menjadikannya pemain dengan performa statistik paling menonjol sepanjang seri.

Namun, kontribusi d4v41 di Lotus tidak kalah penting.

Pemain tersebut mencatatkan 25 kill di map penentuan, tertinggi dari seluruh pemain yang tampil di Lotus. Penampilan tersebut berpuncak pada ace yang langsung mengakhiri perlawanan Team Liquid.

Di kubu Liquid, GSR menutup seri dengan rating 1,06, sedangkan 49 kill milik kamo belum cukup untuk membawa Team Liquid memenangkan seri.

Debut GSR Jadi Salah Satu Sorotan

Meski kalah, debut GSR tetap menjadi salah satu cerita yang menarik dari pertandingan tersebut.

Pemain muda itu mendapat kesempatan tampil di panggung Champions setelah menggantikan purp0 menjelang turnamen. Menghadapi tim sekaliber Paper Rex dalam pertandingan pembuka tentu menjadi ujian besar untuk debut internasionalnya.

GSR bahkan sempat menjadi salah satu pemain yang mengancam momentum PRX pada Lotus. Namun, pengalaman dan ketenangan Paper Rex pada fase akhir pertandingan membuat Liquid gagal membawa laga ke babak tambahan.

Paper Rex Lanjut ke Winner's Match

Kemenangan 2-1 membuat Paper Rex membuka Champions Shanghai dengan posisi yang menguntungkan dalam format Opening Stage.

Setelah TYLOO dikalahkan G2 Esports 0-2 pada laga lainnya di grup yang sama, PRX selanjutnya dijadwalkan menghadapi G2 Esports di Winner's Match pada 29 September 2026.

Bagi Paper Rex, kemenangan atas Team Liquid bukan hanya soal membuka turnamen dengan hasil positif. Seri tersebut juga memperlihatkan kemampuan mereka merespons perubahan permainan setelah kehilangan Haven dan tetap tenang ketika pertandingan memasuki map penentuan.

Dengan performa something yang konsisten dan kontribusi d4v41 pada momen krusial, Paper Rex kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan mereka di Shanghai melalui jalur winner.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait