Timnas Esports Indonesia Siap Tempur di Asian Games 2026, eFootball Jadi Andalan Emas
PB ESI memastikan persiapan Timnas Esports Indonesia menuju Asian Games 2026 sudah maksimal dengan menargetkan medali emas dari nomor eFootball.
Industry

Timnas Esports Indonesia Siap Tempur di Asian Games 2026, eFootball Jadi Andalan Emas

Aldonov Danoza - Jumat, 11 September 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Timnas Esports Indonesia kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang dimulainya ajang bergengsi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) memastikan seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan secara maksimal demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Ketua Umum PB ESI dalam wawancara setelah pengecekan langsung fasilitas pelatnas di Hotel Mercure, Jakarta Selatan.

Ketua Umum PB ESI, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas pelatnas di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/9/2026). Pengecekan menyeluruh tersebut mencakup kesiapan fisik atlet, tempat istirahat, asupan gizi, hingga kematangan strategi sebelum rombongan bertolak ke Jepang.

Persiapan saya pikir sudah sangat maksimal, ya. Tadi saya sudah langsung tanya ke atlet, semua sudah semangat. Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu, terutama yang sudah memberikan pelatihan yang bagus. Sekarang kita tinggal menunggu dan berdoa.

Muhammad Herindra, Ketua Umum PB ESI.

Target Medali dan Daftar Nomor Pertandingan

Pada gelaran Asian Games 2026 kali ini, Indonesia memasang target membawa pulang total delapan medali dari delapan nomor pertandingan yang diikuti. Target tersebut terdiri dari satu medali emas, tiga medali perak, serta empat medali perunggu.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, PB ESI memberangkatkan 33 atlet berprestasi dengan didampingi oleh tujuh pelatih dan empat asisten pelatih. Adapun delapan gim yang akan diikuti oleh kontingen Indonesia meliputi Mobile Legends, Honor of Kings, Identity V, Naraka BladePoint, Pokemon Unite, eFootball, Gran Turismo 7, serta PUBG Mobile.

Asian Games 2026 Hadirkan 11 Nomor Esports, Ini Jadwal Lengkap dan Negara yang Berpartisipasi

eFootball Menjadi Tumpuan Utama Medali Emas

Dari seluruh cabang yang dipertandingkan, nomor eFootball diproyeksikan sebagai cabang yang paling berpeluang menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Evaluasi data dan simulasi dari tim kepelatihan menempatkan eFootball di posisi teratas dalam pemetaan potensi emas.

Yang paling berpeluang menyumbang emas berdasarkan data kami adalah gim e-Football.

Richard Permana, Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia.

Indonesia menurunkan dua pemain andalan di nomor ini, yaitu Rizky Faidan untuk kategori eFootball konsol dan Radinka Wiratama untuk kategori eFootball mobile. Kolaborasi kedua atlet ini diharapkan mampu tampil dominan serta memenuhi ekspektasi tinggi masyarakat Indonesia.

Indonesia Berhasil menjadi Juara FIFAe World Cup 2024 eFootball

Tantangan Format Pertandingan dan Sistem Agregat

Meskipun diunggulkan, perjuangan tim eFootball Indonesia dipastikan tidak akan berjalan mudah karena format kompetisi yang terbilang unik. Setiap laga akan mempertemukan dua tim dalam dua pertandingan terpisah, yakni di perangkat mobile dan konsol, sehingga selisih gol akhir menjadi penentu utama.

Format ini menuntut fokus tinggi karena setiap grup hanya berisi tiga negara dan hanya juara grup yang berhak lolos ke babak selanjutnya. Tim kepelatihan pun telah menyiapkan berbagai skenario simulasi pertandingan untuk mengantisipasi potensi satu grup dengan negara kuat seperti Thailand dan China.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait