Timnas PUBG Mobile Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 tanpa medali.
Sang Garuda finis di peringkat keempat dengan koleksi 95 poin setelah menyelesaikan seluruh pertandingan.
Pertandingan PUBG Mobile digelar secara offline di Aichi Sky Expo Esport Substage (Competition Room L4), Aichi, Jepang.
Indonesia menjalani total 12 game yang terbagi dalam dua hari dengan pertandingan berlangsung di map Erangel dan Miramar.
Skuad Indonesia diperkuat Fazriel Haikal Aditya (YUMMY), Juventino Ryan Jeremy R. (ROSEMARY), Micho Ananda Pratama W. (ZETA), Muh Fathyn Zilhaq S. (SNAPE), dan Sharfan Syahman Shodiq (POTATO).
Mereka mendapat arahan dari Deni Fianda selaku pelatih dan Bintang Prakoso P sebagai asisten pelatih.
Di klasemen akhir, Thailand keluar sebagai peraih medali emas dengan 128 poin.
China menyusul di posisi kedua dengan 114 poin, sedangkan Pakistan mengamankan medali perunggu dengan 100 poin.
Indonesia berada di posisi keempat dengan 95 poin, sementara Vietnam menempati peringkat kelima dengan jumlah poin yang sama.
Baca juga:
OCA Tepis Kabar Esports Keluar dari Asian Games Usai Aichi-Nagoya 2026!
Asian Games 2026: Timnas MLBB Indonesia Tumbang 0-2 dari Malaysia di Laga Pembuka
Indonesia Sering Kali Terpeleset di Momen Krusial

Indonesia sebenarnya beberapa kali mampu menunjukkan performa menjanjikan sepanjang 12 game.
Sang Garuda bahkan berhasil mengamankan dua Winner Winner Chicken Dinner (WWCD), masing-masing pada Game 3 dan Game 10.
Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membawa Indonesia masuk ke tiga besar.
Pasalnya, konsistensi menjadi salah satu persoalan yang dihadapi skuad Garuda sepanjang pertandingan.
Indonesia tercatat lima kali mengakhiri game dengan placement di posisi #8 atau lebih rendah.
Rinciannya adalah #8 pada Game 2, #8 di Game 5, #9 pada Game 8, #12 di Game 9, serta #10 pada Game 11.
Situasi tersebut cukup menggambarkan bagaimana Indonesia beberapa kali kehilangan momentum.
Setelah mengamankan WWCD pada Game 10, misalnya, Indonesia justru kembali finis di posisi #10 pada Game 11.
Pada pertandingan terakhir, Indonesia sebenarnya masih memiliki peluang untuk mengejar perolehan poin Pakistan yang berada di posisi ketiga dengan 100 poin.
Namun, perjalanan mereka kembali terganggu sejak fase awal permainan.
Indonesia dan Yordania memiliki lokasi pendaratan yang sama di Graveyard pada map Miramar.
Yordania yang lebih dahulu mendapatkan senjata kemudian memenangkan pertarungan awal dan membuat tiga pemain Indonesia tersingkir.
Situasi tersebut menyisakan YUMMY seorang diri. Ia sempat berusaha bertahan dengan bersembunyi di antara cekungan, tetapi keberadaannya akhirnya diketahui oleh pemain China.
YUMMY pun harus tereliminasi dan Indonesia hanya mampu finis di posisi #6 tanpa tambahan poin kill pada game terakhir.
Tambahan poin tersebut tidak cukup untuk membawa Indonesia melewati Pakistan di zona medali.
Roster Bertabur Bintang Gagal Raih Medali Asian Games

Indonesia datang ke Asian Games 2026 dengan roster yang berisikan pemain-pemain berpengalaman di skena kompetitif PUBG Mobile.
Lima pemain yang diturunkan adalah YUMMY, ROSEMARY, ZETA, SNAPE, dan POTATO.
Kelimanya menjadi bagian dari perjuangan Indonesia untuk meraih medali di nomor PUBG Mobile.
Sepanjang turnamen, Indonesia sebenarnya sempat menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan negara-negara lain.
Dua WWCD yang diraih menjadi bukti bahwa skuad Garuda memiliki kemampuan untuk mendapatkan hasil maksimal dalam satu pertandingan.
Sayangnya, dua kemenangan tersebut belum mampu diikuti dengan konsistensi pada game-game lainnya.
Placement rendah yang beberapa kali didapat membuat perolehan poin Indonesia tertahan hingga akhirnya hanya finis di peringkat keempat.
Hasil ini membuat Indonesia harus mengakhiri nomor PUBG Mobile Asian Games 2026 tanpa medali. Thailand, China, dan Pakistan menjadi tiga negara yang berhasil mengamankan podium.
Kini, harapan Indonesia untuk menambah medali dari cabang esports Asian Games 2026 berlanjut melalui nomor Mobile Legends.
Timnas Mobile Legends Indonesia telah memastikan tempat di babak perempat final setelah menyelesaikan seluruh pertandingan fase grup dan akan kembali bertanding pada 30 September 2026.