Organisasi esports ternama Tundra Esports resmi mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan membentuk atau merekrut roster di cabang esports mana pun. Keputusan ini menyusul penjualan roster Dota 2 mereka kepada organisasi 1w Team yang diumumkan pada awal Juni 2026.
Meski meninggalkan dunia kompetitif sebagai organisasi peserta turnamen, Tundra Esports menegaskan bahwa mereka tidak akan sepenuhnya keluar dari industri esports. Sebaliknya, organisasi asal Eropa tersebut akan bertransformasi menjadi platform media yang berfokus pada penyajian konten esports bagi komunitas penggemarnya.
We love you all far too much to simply pack up, shut down our social media channels, and fade into the background. That’s why we’re staying right here! From now on, Tundra Esports is shifting gears and transforming into a media hub.
— TUNDRA (@TundraEsports) June 4, 2026
Tundra Esports Tetap Bertahan di Industri Esports
Melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di media sosial, Tundra Esports mengungkapkan bahwa banyak penggemar yang mempertanyakan masa depan organisasi setelah transfer roster Dota 2 mereka ke 1w Team.
Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, manajemen Tundra memastikan bahwa organisasi masih aktif beroperasi, namun dengan arah bisnis yang berbeda dari sebelumnya.
"Tundra Esports masih hidup, tetapi kami sedang memasuki periode perubahan besar. Saat ini kami telah mengambil keputusan yang sulit, yaitu tidak berencana membentuk atau merekrut roster di cabang esports mana pun," tulis organisasi tersebut dalam pernyataan resminya.
Menurut Tundra, komunitas menjadi aset paling berharga yang mereka miliki selama bertahun-tahun berkiprah di industri esports. Oleh karena itu, mereka memilih tetap hadir dan berinteraksi dengan penggemar melalui format baru dibandingkan menutup seluruh aktivitas organisasi.
Fokus pada Konten dan Informasi Esports
Ke depan, Tundra Esports akan bertransformasi menjadi media esports yang menghadirkan berbagai konten informatif dan hiburan bagi komunitas gaming.
Organisasi tersebut berencana memproduksi berita esports, pembahasan turnamen, meme, hingga berbagai konten menarik lainnya yang berkaitan dengan industri esports global.
"Tundra Esports bertransformasi menjadi sebuah media resource. Kami akan membuat berbagai konten berkualitas seperti berita esports, meme, dan berbagai materi menarik lainnya untuk komunitas," lanjut pernyataan tersebut.
Tundra juga menegaskan bahwa mereka tidak benar-benar meninggalkan dunia esports. Namun, peran mereka kini berubah dari peserta kompetisi menjadi penonton dan pembuat konten yang mengikuti perkembangan industri bersama komunitas.
Perjalanan Tundra Esports di Dunia Kompetitif
Tundra Esports pertama kali didirikan pada tahun 2019. Awalnya organisasi ini berkompetisi di sejumlah judul game seperti EA Sports FC, sebelum kemudian memperluas divisi ke berbagai cabang esports lainnya termasuk VALORANT, Rocket League, dan Fortnite.
Nama Tundra mulai mendapat perhatian besar setelah memasuki skena kompetitif Dota 2 pada tahun 2021. Dalam waktu singkat, organisasi ini berkembang menjadi salah satu kekuatan utama di tingkat internasional.
Puncak prestasi mereka terjadi ketika berhasil menjuarai The International 2022, turnamen Dota 2 paling bergengsi di dunia. Selain gelar tersebut, Tundra juga meraih berbagai prestasi internasional lainnya dan mengumpulkan lebih dari US$14,8 juta hadiah kompetitif dari cabang Dota 2 sepanjang perjalanan organisasi.
Roster Dota 2 Kini Bernaung di 1w Team

Pada 1 Juni 2026, Tundra Esports secara resmi melepas roster Dota 2 mereka kepada organisasi 1w Team. Setelah proses transfer selesai, seluruh pemain melanjutkan karier kompetitif mereka di bawah bendera 1w Team.
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Tundra Esports sebagai organisasi yang aktif berkompetisi di berbagai turnamen esports dunia.
Meski demikian, transformasi menjadi media esports menunjukkan bahwa nama Tundra Esports masih akan tetap hadir di industri ini, hanya dalam peran yang berbeda. Dengan basis komunitas yang telah terbentuk selama bertahun-tahun, Tundra berharap dapat terus berkontribusi bagi perkembangan esports global melalui penyajian informasi dan konten yang relevan bagi para penggemar.