Bigetron by Vitality akhirnya mengukir sejarah dengan meraih gelar internasional pertama mereka. Tim asal Indonesia tersebut keluar sebagai juara turnamen MOBA Mobile MLBB presented by Freedom di Games of the Future 2026 setelah mengalahkan ONIC dengan skor 3-1 pada babak grand final.
Pertandingan final berlangsung di Zhaksylyk Ushkempirov Martial Arts Palace, Astana, Kazakhstan. Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan Bigetron by Vitality menjadi kampiun, tetapi juga memberikan hadiah utama sebesar US$315.000.
Bagi Bigetron by Vitality, keberhasilan ini menjadi pencapaian penting setelah melalui perjalanan panjang di kompetisi internasional. Sementara bagi ONIC, kekalahan di final mengakhiri catatan sempurna mereka sepanjang turnamen.

Bigetron by Vitality Hentikan Perjalanan Sempurna ONIC
ONIC memasuki grand final dengan modal yang sangat kuat. Sepanjang perjalanan menuju partai puncak, mereka belum kehilangan satu game pun.
Namun, Bigetron by Vitality mampu memberikan perlawanan yang membuat momentum pertandingan berubah. Setelah ONIC membuka laga dengan permainan agresif, Bigetron berhasil mengambil game pertama sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi ONIC sepanjang turnamen.
ONIC kemudian merespons dengan memenangkan game kedua dan membuat skor kembali imbang 1-1.
Pertandingan semakin sengit setelah kedua tim memasuki dua game berikutnya. Bigetron by Vitality mampu tampil lebih konsisten dalam menentukan momen team fight dan mengontrol jalannya permainan.
Mereka akhirnya memenangkan game ketiga dan kembali mengamankan game keempat untuk menutup seri dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut memastikan Bigetron by Vitality menjadi juara Games of the Future 2026 untuk kategori MOBA Mobile MLBB.
Emann Jadi Kunci Kemenangan Bigetron
Salah satu pemain yang tampil menonjol dalam game penentuan adalah Eman "Emann" Sangco.
Emann mencatatkan enam kill dan enam assist tanpa sekalipun tumbang. Performa tersebut membantu Bigetron mempertahankan kontrol pertandingan hingga akhirnya mengamankan kemenangan dan memastikan gelar juara.
Bagi Emann, trofi Games of the Future 2026 memiliki arti khusus karena menjadi gelar internasional pertama yang diraih Bigetron.
“Saya sangat bahagia karena ini adalah trofi internasional pertama kami bersama Bigetron. Kami sangat mengenal ONIC dan tahu bagaimana cara mereka bermain. Namun, mereka telah mengalahkan setiap tim yang dihadapi di turnamen ini, jadi kami tahu betapa kuatnya mereka. Hari ini, saya rasa kami adalah tim yang lebih baik. Saya ingin berterima kasih kepada ONIC karena telah memberikan perlawanan yang luar biasa dan kepada seluruh penggemar yang datang untuk mendukung kami,” ujar Emann dikutip dari Games of the Future.
Gelar tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Bigetron by Vitality mampu bersaing dengan tim-tim papan atas MLBB dari berbagai kawasan.
ONIC Gagal Sempurnakan Rekor di Partai Final
Meski harus puas sebagai runner-up, perjalanan ONIC di Games of the Future 2026 tetap layak mendapat apresiasi.
ONIC berhasil mencapai grand final dengan catatan sempurna setelah tidak kehilangan satu game pun selama enam hari kompetisi. Namun, dominasi tersebut akhirnya terhenti ketika berhadapan dengan Bigetron by Vitality di partai puncak.
Kekalahan 1-3 membuat ONIC harus puas membawa pulang posisi kedua, sementara Bigetron berhasil memanfaatkan momentum penting pada dua game terakhir untuk mengunci gelar.
Pertandingan final juga menunjukkan betapa ketatnya persaingan MLBB di level internasional. ONIC mampu memberikan perlawanan, tetapi Bigetron tampil lebih efektif ketika pertandingan memasuki fase penentuan.
Aurora Gaming Amankan Posisi Ketiga
Sebelum grand final berlangsung, Aurora Gaming lebih dulu mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan Selangor Red Giants (SRG) dengan skor 2-0.
Aurora tampil dominan sejak game pertama. Mereka mampu mengontrol permainan dan menyelesaikan pertandingan dalam waktu kurang dari 15 menit.
Sidar "Tienzy" Mente?e menjadi salah satu pemain yang tampil impresif dengan torehan 10 kill, satu assist, dan hanya satu kematian.
Memasuki game kedua, Aurora kembali mengambil kendali permainan. SRG sempat berusaha membangun momentum, tetapi Aurora berhasil mengamankan team fight penting dan melakukan full-team wipe pada menit ke-13.
Hasil tersebut memastikan Aurora Gaming finis di posisi ketiga.
“Setelah kalah dari SRG di fase grup, kami melihat kembali apa yang salah, memperbaiki draft, dan kembali untuk mengalahkan mereka 2-0 di pertandingan perebutan tempat ketiga ini. Kami belajar dari pertandingan pertama, melakukan perubahan yang tepat, dan hari ini menunjukkan seberapa besar perkembangan kami. Kami mendapatkan begitu banyak dukungan sepanjang turnamen, jadi saya ingin berterima kasih kepada seluruh penggemar Aurora yang selalu mendukung kami.”
Games of the Future 2026 Hadirkan 16 Tim MLBB
Turnamen MOBA Mobile MLBB presented by Freedom merupakan bagian dari Games of the Future 2026 powered by Samruk-Kazyna.
Kompetisi ini mempertemukan 16 klub internasional yang bersaing untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$900.000.
Perjalanan turnamen dimulai dari pertandingan fase grup yang berlangsung di The Hood arcade sebelum berlanjut ke babak knockout di Zhaksylyk Ushkempirov Martial Arts Palace.
Sepanjang kompetisi, para penonton disuguhkan berbagai pertandingan dengan comeback dramatis, dominasi sejumlah tim, serta performa individu dari para pemain yang menjadi sorotan.
Pada akhirnya, Bigetron by Vitality menjadi tim yang berdiri paling tinggi setelah mengalahkan ONIC di grand final.
Gelar Internasional Pertama Jadi Momentum Besar Bigetron
Keberhasilan Bigetron by Vitality di Games of the Future 2026 memiliki arti lebih dari sekadar kemenangan sebuah turnamen.
Gelar ini menjadi trofi internasional pertama dalam sejarah Bigetron, sekaligus memperkuat posisi organisasi Indonesia tersebut di persaingan MLBB global.
Kemenangan atas ONIC juga menjadi semakin penting karena diraih dengan menghentikan perjalanan sempurna salah satu tim terkuat di turnamen.
Dengan hadiah utama US$315.000 dan status sebagai juara Games of the Future 2026, Bigetron by Vitality kini memiliki pencapaian internasional baru yang dapat menjadi fondasi untuk menghadapi kompetisi MLBB berikutnya.
Bagi komunitas MLBB Indonesia, keberhasilan tersebut juga menjadi kabar penting karena kembali menunjukkan kemampuan tim Indonesia untuk bersaing dan meraih trofi di panggung internasional.