Home

News

Esports

Lifestyle

Other

DOTA 2

Empat Pemain yang Wajib Dipantau pada Pekan Pertama EWC 2026

Aldonov Danoza - Rabu, 08 Juli 2026 19:29:28

Pekan pertama Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris menghadirkan panggung pembuktian bagi empat pemain elite dunia seperti Dambi hingga Collapse.

Esports World Cup (EWC) 2026 resmi memulai perjalanannya di Paris, Prancis, sebagai edisi pertama turnamen yang digelar di luar Arab Saudi. Ajang esports multi-title terbesar di dunia ini kembali mempertemukan ribuan atlet profesional dari berbagai disiplin gim untuk memperebutkan gelar juara, hadiah jutaan dolar, serta poin penting dalam perebutan Club Championship.

Memasuki pekan pertama kompetisi, ada sejumlah pemain yang mencuri perhatian karena datang dengan misi besar. Sebagian ingin membuktikan bahwa kesuksesan mereka bukan sekadar keberuntungan, sementara yang lain berusaha melengkapi koleksi gelar bergengsi yang masih belum berhasil diraih.

Dambi Harapan Baru Nongshim RedForce dan Misi Sejarah Blinkzr Bersama Sentinels

Dambi menjadi salah satu pemain muda paling bersinar di VALORANT setelah tampil sebagai MVP dan membawa Nongshim RedForce menjuarai VALORANT Masters Santiago 2026.

Nama Lee "Dambi" Hyuk-kyu mulai dikenal luas setelah tampil luar biasa membawa Nongshim RedForce menjuarai VALORANT Masters Santiago 2026 dan menyabet gelar MVP. Setelah sempat tersingkir di babak playoff VCT Pacific Stage 1, EWC 2026 menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Dambi untuk menghapus anggapan bahwa keberhasilannya hanyalah momen sesaat.

Di cabang lain, Miguel "Blinkzr" Quiles datang ke Paris dengan status sebagai juara bertahan ALGS Championship sekaligus MVP turnamen tersebut. Mengarungi kompetisi bersama Sentinels sejak April 2026, Blinkzr mengincar sejarah sebagai pemain pertama yang mampu menjuarai ALGS Championship dan EWC secara beruntun dalam dua turnamen internasional terbesar Apex Legends.

Ambisi Trofi Terakhir Xiao Hai dan Pertahanan Dominasi Team Spirit oleh Collapse

Collapse kembali menjadi andalan Team Spirit dengan misi mempertahankan gelar juara Dota 2 di Esports World Cup 2026 setelah sukses mendominasi edisi sebelumnya.

Bagi penggemar game fighting, nama Zeng "Xiao Hai" Zhuojun tentu sudah tidak asing karena ia hampir menyapu bersih seluruh turnamen besar FATAL FURY: City of the Wolves. Namun, setelah harus puas menjadi runner-up pada edisi EWC 2025, tahun ini menjadi kesempatan emas baginya untuk melengkapi satu-satunya trofi yang belum ia miliki.

Sementara itu, Magomed "Collapse" Khalilov selaku offlaner terbaik dalam sejarah Dota 2 kembali ke panggung EWC dengan misi mempertahankan gelar juara bertahan milik Team Spirit. Pengalaman dan mental juara yang dimiliki Collapse tetap menjadikan tim asal Rusia tersebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk kembali mendominasi kompetisi Dota 2 di Paris.

Baca Artikel Asli