Sony Interactive Entertainment tampaknya mulai mengubah arah kemudi strategi bisnis global mereka untuk divisi PlayStation. Setelah dalam beberapa tahun terakhir aktif memboyong berbagai judul gim eksklusif ke platform PC, kini muncul laporan internal yang menyebutkan bahwa gim single-player berbasis naratif skala besar dari PlayStation Studios tidak akan lagi dirilis ke platform komputer di masa mendatang.
SCOOP: PlayStation studio business CEO Hermen Hulst told staff in a town hall Monday morning that the company's narrative single-player games will now be PlayStation exclusive, confirming Bloomberg's reporting from earlier this year. Original story from March: www.bloomberg.com/news/article...
— Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) 19 Mei 2026 pukul 01.47
[image or embed]
Informasi sensitif ini mencuat setelah CEO PlayStation Studios, Hermen Hulst, dikabarkan telah menyampaikan arah kebijakan baru tersebut di hadapan staf internal Sony dalam sebuah pertemuan perusahaan (town hall meeting). Kabar ini pertama kali diembuskan oleh jurnalis industri terkemuka dari Bloomberg, Jason Schreier, sebelum akhirnya diperkuat oleh laporan investigasi dari berbagai media teknologi internasional.
Perlindungan Daya Tarik Konsol dan Evaluasi Hasil Penjualan
Jika kebijakan ini diimplementasikan secara penuh, proyek-proyek masa depan yang sangat diantisipasi seperti Marvel’s Wolverine hingga Intergalactic: The Heretic Prophet dipastikan hanya akan tersedia secara eksklusif untuk konsol PlayStation 5 serta generasi penerusnya. Langkah drastis ini dipicu oleh beberapa pertimbangan strategis eksternal:
Penjualan Port PC: Sejumlah laporan industri menyebutkan bahwa konversi angka penjualan beberapa judul gim di Steam dan Epic Games Store tidak selalu memenuhi ekspektasi finansial perusahaan.
Kendala Teknis Peluncuran: Beberapa proyek porting terdahulu, seperti The Last of Us Part I versi PC, sempat menuai badai kritik dari komunitas akibat masalah performa buruk dan gangguan teknis (bug) saat hari pertama rilis.
Nilai Jual Perangkat Keras: Pihak manajemen Sony mulai mengkhawatirkan bahwa ketersediaan gim eksklusif di PC secara perlahan dapat mengikis nilai jual utama dan keunikan dari ekosistem konsol PlayStation itu sendiri.
Pemisahan Pendekatan Antara Single-Player dan Live-Service
Meskipun lini gim naratif tunggal akan dikunci rapat di dalam ekosistem konsol, pembatasan ini kabarnya tidak akan berlaku untuk proyek berbasis multipemain (multiplayer) atau live-service. Sony tetap mempertahankan pendekatan multiplatform sejak hari pertama untuk gim bertema layanan daring demi menjamin ketersediaan basis pemain yang masif.
Strategi hibrida ini berkaca pada kesuksesan judul-judul seperti Helldivers 2, di mana retensi pemain global sangat bergantung pada fitur bermain lintas platform (cross-play). Melalui formula baru di tahun 2026 ini, Sony mencoba menarik batas tegas antara produk cinematic single-player premium sebagai penggerak utama penjualan konsol, dengan gim kompetitif daring sebagai mesin pencetak pendapatan berkelanjutan.