Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Industry

PlayStation Ubah Strategi, Game Single-Player Kabarnya Tak Lagi Rilis ke PC

Aldonov Danoza - Selasa, 19 Mei 2026 14:32:56

Sony dilaporkan menghentikan strategi membawa gim single-player premium ke platform PC demi memperkuat daya tarik penjualan perangkat keras konsol PlayStation 5. (Foto PlayStation

Sony Interactive Entertainment tampaknya mulai mengubah arah kemudi strategi bisnis global mereka untuk divisi PlayStation. Setelah dalam beberapa tahun terakhir aktif memboyong berbagai judul gim eksklusif ke platform PC, kini muncul laporan internal yang menyebutkan bahwa gim single-player berbasis naratif skala besar dari PlayStation Studios tidak akan lagi dirilis ke platform komputer di masa mendatang.

SCOOP: PlayStation studio business CEO Hermen Hulst told staff in a town hall Monday morning that the company's narrative single-player games will now be PlayStation exclusive, confirming Bloomberg's reporting from earlier this year. Original story from March: www.bloomberg.com/news/article...

[image or embed]

— Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) 19 Mei 2026 pukul 01.47

Informasi sensitif ini mencuat setelah CEO PlayStation Studios, Hermen Hulst, dikabarkan telah menyampaikan arah kebijakan baru tersebut di hadapan staf internal Sony dalam sebuah pertemuan perusahaan (town hall meeting). Kabar ini pertama kali diembuskan oleh jurnalis industri terkemuka dari Bloomberg, Jason Schreier, sebelum akhirnya diperkuat oleh laporan investigasi dari berbagai media teknologi internasional.

Perlindungan Daya Tarik Konsol dan Evaluasi Hasil Penjualan

Jika kebijakan ini diimplementasikan secara penuh, proyek-proyek masa depan yang sangat diantisipasi seperti Marvel’s Wolverine hingga Intergalactic: The Heretic Prophet dipastikan hanya akan tersedia secara eksklusif untuk konsol PlayStation 5 serta generasi penerusnya. Langkah drastis ini dipicu oleh beberapa pertimbangan strategis eksternal:

Pemisahan Pendekatan Antara Single-Player dan Live-Service

Meskipun lini gim naratif tunggal akan dikunci rapat di dalam ekosistem konsol, pembatasan ini kabarnya tidak akan berlaku untuk proyek berbasis multipemain (multiplayer) atau live-service. Sony tetap mempertahankan pendekatan multiplatform sejak hari pertama untuk gim bertema layanan daring demi menjamin ketersediaan basis pemain yang masif.

Strategi hibrida ini berkaca pada kesuksesan judul-judul seperti Helldivers 2, di mana retensi pemain global sangat bergantung pada fitur bermain lintas platform (cross-play). Melalui formula baru di tahun 2026 ini, Sony mencoba menarik batas tegas antara produk cinematic single-player premium sebagai penggerak utama penjualan konsol, dengan gim kompetitif daring sebagai mesin pencetak pendapatan berkelanjutan.

Baca Artikel Asli