Babak Play-In Mid-Season Invitational (MSI) 2026 resmi berakhir dan menghasilkan satu tim terakhir yang berhak melaju ke Bracket Stage. T1 memastikan tiket berharga tersebut setelah menampilkan performa luar biasa dengan mengalahkan Team Liquid Alienware 3-0 pada laga penentuan, sekaligus melengkapi daftar delapan tim terbaik yang akan memperebutkan gelar juara dunia tahun ini.
Ajang bergengsi yang berlangsung di Daejeon, Korea Selatan ini menghadirkan format Play-In baru yang sangat kejam. Empat tim peringkat kedua dari berbagai liga regional dipaksa bertarung dalam format double elimination best-of-five, di mana hanya ada satu tim tunggal yang berhak lolos ke fase utama sehingga tensi setiap pertandingan menjadi sangat tinggi.

Dominasi T1 di Upper Bracket dan Kebangkitan Team Liquid
Sejak hari pertama, T1 datang sebagai salah satu kandidat unggulan terkuat meski harus merangkak dari fase kualifikasi bawah. Organisasi legendaris asal Korea Selatan tersebut langsung menunjukkan taringnya dengan menjegal Team Liquid di partai pembuka, disusul kemenangan telak 3-0 atas Karmine Corp yang membuat mereka nyaman bertengger di final upper bracket.
Di sisi lain, Team Liquid Alienware sempat menunjukkan sinyal kebangkitan yang menjanjikan setelah terlempar ke lower bracket. Wakil Amerika Utara tersebut sukses memperpanjang napas mereka dengan menyapu bersih perwakilan Deep Cross Gaming dan Karmine Corp lewat skor kembar 3-0 tanpa balas untuk menantang kembali T1 di babak pamungkas.
Aksi Pentakill Peyz di Game Penutup Mengunci Tiket Bracket Stage
Sayangnya, ambisi balas dendam yang diusung oleh Team Liquid tidak mampu membendung kedisiplinan tingkat tinggi dari anak-anak T1. Koordinasi objektif makro yang rapi serta eksekusi team fight yang konsisten dari T1 membuat skuad Team Liquid senantiasa kesulitan menemukan celah untuk membalikkan keadaan sejak game pertama dimulai.
Sorotan utama pada laga penentu ini jatuh kepada performa gemilang lini bawah T1 yang tampil sangat agresif. Pemain bintang mereka, Peyz, tampil luar biasa sepanjang seri dan bahkan sukses mencatatkan aksi pentakill spektakuler di game ketiga yang langsung mengunci kemenangan mutlak bagi tim kamu.
Penerapan Sistem Fearless Draft dan Tiket Otomatis Menuju Worlds 2026
Dengan hasil ini, T1 resmi bergabung dengan tujuh tim raksasa lain yang sudah lolos di babak Bracket Stage, yaitu Hanwha Life Esports, Bilibili Gaming, Top Esports, G2 Esports, Team Secret Whales, LYON, dan FURIA. Seluruh laga di fase utama dipastikan semakin sengit karena akan mengadopsi sistem baru Fearless Draft yang melarang penggunaan karakter champion yang sama dalam satu seri.
Selain memperebutkan total hadiah uang tunai yang melimpah, tim yang sukses keluar sebagai juara di turnamen ini akan langsung dihadiahi tiket lolos otomatis menuju World Championship 2026. Lebih dari itu, wilayah asal sang jawara juga berhak mendapatkan jatah slot tambahan di turnamen Worlds, menjadikan pertarungan di panggung Daejeon ini sangat krusial.