Home

News

Esports

Lifestyle

Other

League of Legends

Teamfight Tactics Pisah dari League of Legends, Benarkah Ukuran Gamenya Bakal Lebih Ringan?

Aldonov Danoza - Rabu, 05 Agustus 2026 15:21:35

Keputusan Riot Games memisahkan Teamfight Tactics menjadi game standalone berbasis Unreal Engine memicu pertanyaan terkait efisiensi ukuran file instalasinya.

Keputusan Riot Games untuk memisahkan Teamfight Tactics (TFT) dari client League of Legends menjadi salah satu perubahan terbesar sepanjang sejarah game auto battler tersebut. Bersamaan dengan migrasi ke Unreal Engine, TFT akan hadir sebagai game PC standalone yang dapat diunduh secara terpisah tanpa perlu memasang League of Legends.

Kabar ini langsung memunculkan pertanyaan baru di kalangan pemain mengenai efisiensi ukuran file instalasinya. Pasalnya, selama ini pemain yang hanya ingin bermain TFT terpaksa mengunduh keseluruhan instalasi League of Legends beserta aset yang tidak pernah digunakan, seperti Summoner's Rift, mode ARAM, hingga data champion yang tidak relevan.

Beban Tambahan dan Potensi Efisiensi Unreal Engine

Banyak pemain mengaitkan perpindahan ke Unreal Engine dengan ukuran game yang jauh lebih besar, padahal anggapan tersebut kurang tepat. Ukuran sebuah game lebih ditentukan oleh jumlah aset seperti tekstur, model 3D, animasi, audio, hingga tingkat kompresi data.

Sebagai game standalone, TFT nantinya hanya perlu membawa aset yang benar-benar digunakan. Aset tersebut meliputi:

Dampak pada League of Legends dan Opsi Pembagian File

Di sisi lain, League of Legends juga berpotensi mendapatkan keuntungan karena tak lagi harus memuat arena TFT, Little Legends, maupun antarmuka khusus auto battler. Jika Riot benar-benar memisahkan seluruh aset tersebut, ukuran instalasi League of Legends juga berpotensi menjadi lebih ramping.

Secara teknis, Riot memiliki dua skenario terkait manajemen file untuk pemain yang memainkan kedua game sekaligus:

  1. Independen Sepenuhnya: Masing-masing game memiliki seluruh file sendiri. Pendekatan ini mempermudah proses pembaruan, tetapi meningkatkan total penggunaan ruang penyimpanan.

  2. Berbagi Resource via Riot Client: Komponen umum seperti sistem login, pustaka jaringan, atau launcher digunakan bersama untuk menghindari penggandaan file.

Fondasi Baru untuk Masa Depan TFT

Bagi pemain yang hanya berfokus pada TFT, pemisahan ini memberikan manfaat jelas karena instalasi menjadi jauh lebih relevan dengan kebutuhan mereka. Sementara bagi pemain yang memainkan keduanya, total ruang penyimpanan mungkin bertambah jika tidak ada mekanisme berbagi aset.

Pada akhirnya, perpindahan Teamfight Tactics ke client standalone bukan sekadar soal menghemat kapasitas penyimpanan. Langkah strategis ini menjadi fondasi baru yang memberikan kebebasan bagi Riot untuk mengembangkan TFT tanpa harus terikat pada batasan teknis engine League of Legends.

Baca Artikel Asli