Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Superhuman Jadi Anthem Resmi VCT Pacific Stage 2 2026, Riot Gandeng Audrey Nuna
Riot Games resmi merilis lagu "Superhuman" yang dibawakan Audrey Nuna sebagai anthem resmi VCT Pacific Stage 2 2026.
Valorant

Superhuman Jadi Anthem Resmi VCT Pacific Stage 2 2026, Riot Gandeng Audrey Nuna

Aldonov Danoza - Kamis, 06 Agustus 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Musik kembali menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer kompetitif VALORANT Champions Tour (VCT) Pacific. Menjelang bergulirnya VCT Pacific Stage 2 2026, Riot Games resmi memperlihatkan lagu "Superhuman" yang dibawakan oleh rapper dan penyanyi Korea-Amerika, Audrey Nuna, sebagai anthem resmi turnamen.

Kolaborasi ini melanjutkan tradisi Riot Games yang setiap tahunnya menghadirkan musisi ternama untuk mengiringi kompetisi VCT Pacific, seperti Minnie dari (G)I-DLE hingga Yuki Chiba.

Pemilihan Audrey Nuna didasari oleh gaya hip-hop alternatif dan R&B modern miliknya yang dinilai mampu merepresentasikan karakter kompetitif VCT Pacific yang diisi oleh talenta muda di Asia Pasifik.

Nuansa Musik Elektronik dan Kampanye Esports

Lagu "Superhuman" hadir dengan nuansa elektronik yang agresif dipadukan dentuman bass yang kuat, memberikan kesan penuh adrenalin sejak awal lagu. Selain dirilis di berbagai platform streaming digital, Riot Games juga menghadirkan video musik resmi yang memadukan visual para Agent, aksi laga profesional, serta efek sinematik khas VALORANT.

Bagi penonton Indonesia, Audrey Nuna mungkin lebih familiar sebagai salah satu pengisi soundtrack film animasi Netflix KPop Demon Hunters, sebelum kini dipercaya membawakan anthem resmi VCT Pacific Stage 2 2026.

Bagi Riot Games, kawasan Asia Pasifik merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan esports VALORANT paling pesat. Kehadiran tim-tim besar seperti Paper Rex, DRX, Gen.G, T1, RRQ, Team Secret, hingga TALON membuat VCT Pacific Stage 2 menjadi ajang krusial untuk mengumpulkan Championship Points demi mengamankan tiket menuju VALORANT Champions 2026.

Pernyataan Resmi Musisi dan Pihak Riot Games

Audrey Nuna mengaku antusias dapat terlibat dalam ekosistem VCT Pacific tahun ini dan berharap karyanya mampu membakar semangat para pemain serta penggemar.

Aku sangat bersemangat bisa menjadi bagian dari VCT Pacific melalui 'Superhuman'. Aku berharap lagu ini bisa memberikan energi kepada para pemain saat bertanding dan membuat para penggemar ikut merasakan semangat kompetisinya.

Audrey Nuna, Rapper dan Penyanyi Korea-Amerika

Pihak Riot Games juga menyambut baik kolaborasi musikal ini. Head of VALORANT Esports APAC, Jake Sin, menegaskan pentingnya musik dalam memfasilitasi antusiasme komunitas di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga :

Superhuman Jadi Anthem Resmi VCT Pacific Stage 2 2026, Riot Gandeng Audrey Nuna

Teamfight Tactics Pisah dari League of Legends, Benarkah Ukuran Gamenya Bakal Lebih Ringan?

Natz Absen karena Kendala Visa, Team Secret Turunkan Analis sebagai Pengganti di VCT Pacific Stage 2

Musik selalu menjadi bagian besar dari cara kami merayakan komunitas luar biasa di kawasan ini. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Audrey Nuna untuk menghadirkan anthem yang mampu menangkap semangat VCT Pacific dan mengiringi perjalanan menuju Stage 2.

Jake Sin, Head of VALORANT Esports APAC

Hadirnya "Superhuman" diharapkan dapat mendongkrak antusiasme komunitas menjelang bergulirnya VCT Pacific Stage 2 2026. Lagu ini bukan sekadar soundtrack turnamen, melainkan simbol semangat kompetitif dan perjuangan para pemain terbaik Asia Pasifik di panggung dunia.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait