Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Industry

Tencent Hadirkan Beyond the Screen di Indonesia, Dorong Kebiasaan Digital Sehat bagi Keluarga

MikeApalah - Jumat, 23 Oktober 2026 10:00:00

Beyond the Screen: Healthy Digital Play

Tencent memperkuat komitmennya dalam mendorong partisipasi digital yang sehat dan bertanggung jawab melalui inisiatif Beyond the Screen: Healthy Digital Play di Indonesia. Program ini mengajak orang tua, pendidik, pembuat kebijakan, dan komunitas kreatif untuk membahas cara menciptakan pengalaman digital yang aman sekaligus memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, bermain, dan mengembangkan kreativitas.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui dialog multipihak yang berlangsung di Jakarta pada 20 Oktober 2026, menjelang rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari inisiatif serupa yang sebelumnya diselenggarakan di Singapura dan Thailand.

Baca juga:

Tencent dan Kemenekraf Teken MoU, Buka Peluang IP Gim Lokal Tembus Pasar Global

Tencent Hadirkan ECS untuk Amankan Kompetisi Esports di Asian Games ke-20

Melalui program ini, Tencent ingin mendorong pendekatan yang lebih seimbang terhadap gim dan aktivitas digital. Fokusnya tidak hanya pada perlindungan anak di ruang daring, tetapi juga pada bagaimana teknologi dan gim dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung pembelajaran, keterampilan, serta kreativitas generasi muda.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/g74Tme9MAWo?si=4cFvmZ1KxJE1LX-J" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>

Beyond the Screen Bahas Perlindungan Anak dan Kebiasaan Digital Sehat

Dalam dialog yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Tencent mengangkat pentingnya membangun lingkungan digital yang aman tanpa mengabaikan potensi positif dari teknologi dan gim.

Diskusi tersebut mencakup tiga bidang utama, yaitu pola pengasuhan digital yang konstruktif dan kebiasaan penggunaan layar yang sehat, keamanan daring dan perlindungan pengguna pada platform digital, serta potensi gim dalam mengembangkan keterampilan digital dan membuka peluang di industri ekonomi kreatif Indonesia.

Berbagai perspektif dari pembuat kebijakan, pendidik, perwakilan masyarakat sipil, dan kreator konten diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan keluarga dan komunitas digital di Indonesia.

Pembahasan tersebut juga menjadi landasan untuk menyusun rekomendasi praktis bagi pengembangan Beyond the Screen di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, pendekatan terhadap aktivitas digital diharapkan tidak hanya berfokus pada pembatasan, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan yang sehat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Gim Dapat Menjadi Ruang Belajar dan Mengembangkan Kreativitas

Dalam kehidupan digital saat ini, gim tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan sejumlah keterampilan. Ketika digunakan dengan pendampingan yang tepat, aktivitas bermain dapat membantu anak dan remaja melatih komunikasi, kerja sama, pemikiran strategis, serta kemampuan memecahkan masalah.

Namun, manfaat tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan daring, pengelolaan waktu, dan interaksi yang sehat di ruang digital. Karena itu, keterlibatan keluarga dan pendidik menjadi bagian penting dalam membantu generasi muda memahami cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Melalui Beyond the Screen, Tencent mendorong pendekatan yang memadukan perlindungan dan pemberdayaan. Anak muda perlu memperoleh dukungan untuk menghadapi risiko digital, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Tencent Gelar Lokakarya Pengasuhan Digital untuk Orang Tua

Selain diskusi multipihak, Beyond the Screen: Healthy Digital Play juga menghadirkan lokakarya interaktif yang dirancang untuk membantu orang tua menerapkan kebiasaan digital sehat di lingkungan keluarga.

Dalam kegiatan ini, peserta menggunakan panduan pengasuhan digital Tencent yang telah disesuaikan dengan konteks lokal. Materi lokakarya membahas cara menyepakati batas waktu penggunaan layar (screen time), membangun percakapan yang konstruktif mengenai gim, serta menyusun kesepakatan keluarga tentang aktivitas dan interaksi di dunia digital.

Pendekatan tersebut mendorong orang tua untuk terlibat secara aktif dalam pengalaman digital anak. Alih-alih hanya menetapkan larangan, keluarga diajak membangun komunikasi terbuka dan aturan bersama yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing.

Kesepakatan mengenai waktu bermain, misalnya, dapat menjadi bagian dari rutinitas yang lebih terarah ketika disertai komunikasi tentang tanggung jawab, kegiatan belajar, waktu istirahat, dan aktivitas di luar layar.

Melalui lokakarya ini, Tencent ingin membantu keluarga membentuk kebiasaan digital yang lebih sehat dengan mengedepankan pemahaman bersama. Pendampingan orang tua diharapkan dapat membuat pengalaman bermain gim menjadi lebih seimbang tanpa menghilangkan kesempatan anak untuk menikmati dan memanfaatkan teknologi secara positif.

AGI Tekankan Pentingnya Menyeimbangkan Perlindungan dan Manfaat Digital

Deputy for Research and Data Asosiasi Game Indonesia (AGI), Vincentius Ismawan, menilai upaya perlindungan anak di dunia maya perlu berjalan beriringan dengan pemberian kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh manfaat dari pengalaman digital.

“Upaya melindungi anak di dunia maya dan membantu mereka memperoleh manfaat dari pengalaman digital perlu dilakukan secara beriringan. Beyond the Screen mempertemukan orang tua, pendidik, pembuat kebijakan, dan kreator untuk menjajaki cara praktis dalam mendorong kebiasaan digital yang sehat, sekaligus memberi generasi muda ruang untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan baru melalui gim,” ujar Vincentius.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk lingkungan digital yang lebih sehat. Perkembangan industri gim dan konten digital perlu disertai pemahaman yang memadai mengenai tanggung jawab penggunaan teknologi, terutama ketika anak-anak dan remaja menjadi bagian dari penggunanya.

Dengan melibatkan berbagai pihak, diskusi mengenai keamanan digital juga dapat mencakup kebutuhan yang lebih luas, mulai dari pendampingan orang tua hingga dukungan bagi pengembangan kemampuan generasi muda.

Kolaborasi Berbagai Pihak Dukung Ekosistem Digital Indonesia

Pelaksanaan Beyond the Screen: Healthy Digital Play di Jakarta mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf), Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi Game Indonesia, Keluarga Kita, ICT Watch Indonesia, ECPAT Indonesia, dan Next Generation Indonesia.

Keterlibatan berbagai organisasi tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mengembangkan partisipasi digital yang sehat dan inklusif.

Bagi industri gim Indonesia, pembahasan ini juga berkaitan dengan keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif digital. Pertumbuhan industri tidak hanya membutuhkan pengembang gim, kreator, dan pelaku usaha yang kompeten, tetapi juga lingkungan yang mendukung penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.

Sejalan dengan upaya pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal dan peningkatan kapasitas talenta kreatif, pembentukan kebiasaan digital yang sehat dapat menjadi bagian dari fondasi ekosistem tersebut.

Tencent menyatakan ingin berkontribusi dalam mendukung Indonesia membangun ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat global. Melalui Beyond the Screen, perusahaan turut menyoroti pentingnya memastikan bahwa perkembangan teknologi dan industri digital dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha, keluarga, dan masyarakat secara luas.

Pada akhirnya, pengembangan ekosistem digital yang berkelanjutan membutuhkan keseimbangan antara perlindungan, kreativitas, dan kesempatan untuk belajar. Melalui dialog, lokakarya, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, Beyond the Screen: Healthy Digital Play menjadi salah satu upaya untuk mendorong keseimbangan tersebut di Indonesia.

Baca Artikel Asli