Asian Games 2026: Daftar Tim League of Legends dan Roster Lengkap
Asian Games 2026 hadirkan delapan timnas League of Legends. Tanpa wakil China dan Indonesia, Korea Selatan yang dihuni Faker jadi favorit.
League of Legends

Asian Games 2026: Daftar Tim League of Legends dan Roster Lengkap

Aldonov Danoza - Rabu, 23 September 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gelaran olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, kembali menghadirkan panggung perebutan medali resmi untuk cabang olahraga elektronik (esports). Salah satu nomor pertandingan paling bergengsi yang menjadi pusat perhatian publik dunia adalah League of Legends. Bertempat di Hall D Aichi Sky Expo, Jepang, kompetisi ini dijadwalkan berlangsung ketat mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026.

Berbeda dari turnamen reguler seperti Worlds atau MSI di mana para atlet membela klub profesional masing-masing, ajang Asian Games mewajibkan seluruh pemain untuk bertanding atas nama negara dan bendera National Olympic Committee (NOC) wilayah mereka.

Timnas Esports Indonesia Siap Tempur di Asian Games 2026, eFootball Jadi Andalan Emas

Format Kompetisi dan Pembagian Grup

Berdasarkan regulasi resmi dari Olympic Council of Asia (OCA), sebanyak delapan tim nasional dibagi ke dalam dua grup utama. Babak penyisihan grup mengusung format single round-robin dengan sistem pertandingan Best-of-One (Bo1) pada 29–30 September 2026. Dua tim teratas dari setiap grup berhak mengamankan tiket menuju babak knockout yang dimainkan dengan format eliminasi tunggal Best-of-Three (Bo3) pada 1–2 Oktober 2026, sebelum ditutup oleh laga pamungkas Grand Final berskema Best-of-Five (Bo5).

GrupAnggota Tim Nasional
Grup AVietnam, Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab
Grup BKorea Selatan, Chinese Taipei, Hong Kong, India

Korea Selatan Satukan Kembalinya "Reuni T1" dan Bintang Gen.G

Reuni besar meski tidak lengkap era T1 ZOFGK.

Tim nasional Korea Selatan menjadi kandidat terkuat peraih medali emas dengan mengandalkan deretan pemain bintang kelas dunia. Menariknya, komposisi skuad ini menjadi panggung reuni bagi empat mantan pilar legendaris T1, yakni Choi "Zeus" Woo-je, Lee "Gumayusi" Min-hyung, Ryu "Keria" Min-seok, dan sang veteran Lee "Faker" Sang-hyeok. Meskipun Zeus dan Gumayusi telah berpindah seragam membela Hanwha Life Esports sejak akhir 2024, mereka kembali disatukan dalam satu panji negara bersama Kim "Canyon" Geon-bu dari Gen.G serta Kim "Zeka" Geon-woo sebagai pemain cadangan.

Di sisi lain, pesaing terberat mereka di Grup B, Chinese Taipei (Taiwan), mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman internasional seperti Yu "JunJia" Chun-chia (eks JD Gaming) dan Chiu "Doggo" Tzu-chuan (CTBC Flying Oyster). Sementara itu, Vietnam yang menempati Grup A membawa kombinasi pemain dari GAM Esports dan Secret Whales yang sempat menembus posisi 5-6 besar di ajang MSI 2026.

Asian Games 2026 Hadirkan 11 Nomor Esports, Ini Jadwal Lengkap dan Negara yang Berpartisipasi

Absennya China dan Indonesia dari Nomor League of Legends

Kejutan besar mewarnai gelaran edisi kali ini dengan keputusan otoritas olahraga China yang tidak menurunkan tim di nomor League of Legends. Berdasarkan laporan resmi SBS News, kontingen esports China hanya memfokuskan atlet mereka pada empat nomor pertandingan, yaitu Honor of Kings, PUBG Mobile, Identity V, dan Naraka: Bladepoint. Absennya China yang merupakan juara bertahan dan raksasa industri LPL secara otomatis mengubah dinamika persaingan di papan atas.

Baca Juga :

Asian Games 2026: Daftar Tim League of Legends dan Roster Lengkap

Turnamen Tier 2 League of Legends 'World Star Challengers Invitational 2026' Resmi Digelar

Faker Bidik Emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sementara itu, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) juga dipastikan tidak mengirimkan perwakilan untuk nomor League of Legends. Indonesia memilih memfokuskan kontingen tim nasional pada sembilan nomor lainnya, seperti Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, Honor of Kings, eFootball, Gran Turismo 7, Pokémon UNITE, Identity V, Naraka: Bladepoint, dan gim pertarungan.

Daftar Roster Lengkap 8 Tim Nasional Asian Games 2026:

  • Korea Selatan: Zeus (Top), Canyon (Jungle), Faker (Mid), Gumayusi (Bot), Keria (Support), Zeka (Cadangan Mid).

  • Chinese Taipei: 1Jiang (Top), JunJia (Jungle), hongQ (Mid), Doggo (Bot), ShiauC (Support), Woody (Cadangan Support).

  • Vietnam: Kiaya (Top), Hizto (Jungle), Dire (Mid), Eddie (Bot), Taki (Support), Pun (Cadangan Top).

  • Hong Kong: YSKM (Top), Holo (Jungle), Pretender (Mid), 1xn (Bot), Kaiwing (Support), BuLuKaKa (Cadangan Mid).

  • India: Deadcorporal (Top), Infi (Jungle), Kat Bot (Mid), Lotus (Bot), Bob (Support), Nero (Cadangan Support).

  • Arab Saudi: Wufo (Top), Ajwad (Jungle), OniiKhan (Mid), Nawaf (Bot), sas (Support), CHALEEED (Cadangan Mid).

  • Uni Emirat Arab: 7mDan (Top), Tricky (Jungle), Magic (Mid), Rust (Bot), Grèédy (Support), Harib (Cadangan Bot).

  • Malaysia: Atup (Top), Arashi (Jungle), Jireh (Mid), ClayX (Bot), Felia (Support), QaspieL (Cadangan Support).

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait