Bigetron by Vitality dan ONIC Lebih Dulu Amankan Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall
Duo wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan ONIC, berhasil mengunci tiket menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall usai tampil dominan di Knockout Stage pekan ketiga.
Free Fire

Bigetron by Vitality dan ONIC Lebih Dulu Amankan Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

Aldonov Danoza - Senin, 31 Agustus 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan ONIC, resmi mengamankan tempat di babak Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall. Keberhasilan ini diraih usai keduanya menyajikan performa mengesankan sepanjang Knockout Stage pekan ketiga. Bigetron lebih dulu mengunci tiket pada hari kedua, disusul ONIC yang menyegel kelolosannya sehari kemudian setelah memimpin klasemen pekan ketiga.

Pencapaian manis kedua tim tidak lepas dari keberanian manajemen dalam melakukan perombakan roster di tengah musim. Keputusan strategis tersebut terbukti berbuah manis dan menghantarkan hasil positif bagi wakil Tanah Air.

Bigetron Bangkit, ONIC Konsisten di Papan Atas

Perjalanan awal pekan ketiga sempat terasa berat bagi Bigetron by Vitality (BTR). Skuad Robot Merah hanya mampu mengumpulkan 54 poin dan terdampar di peringkat ke-10 pada hari pertama tanpa meraup satu pun Booyah.

Kondisi berbalik drastis pada hari kedua. Kehadiran racikan formasi baru yang menyertakan Rafael Gabriel Yahzel Lumi (FELLOW) serta Velerio Thymoti Bolung (TIUSZZ) membuat BTR langsung melesat. Tambahan satu Booyah, 55 eliminasi, dan 42 poin placement menghasilkan total 97 poin, menempatkan mereka di posisi kedua di bawah Team Flash (116 poin). Hasil tersebut sudah cukup bagi BTR untuk menjadi tim Indonesia pertama yang melenggang ke Grand Finals.

Sementara itu, ONIC menunjukkan performa yang jauh lebih stabil sejak hari pertama. Tim berjuluk Landak Kuning ini konsisten berada di jajaran lima besar: peringkat kelima (84 poin) di hari pertama, naik ke peringkat ketiga (87 poin) di hari kedua, hingga memuncak di hari terakhir lewat raihan 116 poin dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 poin placement.

Konsistensi ONIC dipengaruhi oleh tangan dingin pelatih Ahmad Fadly Masturoh (AFM) yang kembali memainkan Adam Ramdani (ADAM). AFM juga mengambil keputusan berani dengan mengalihkan ban kapten dari Irgi Ramdani (GEDAY) kepada Rattapoom Sunthalunai (POOM), pemain asal Thailand yang terbukti tenang dalam mengkomandoi tim di momen krusial.

FFWS SEA 2026 Fall: Bigetron Lolos ke Grand Finals dan Performa Wakil Indonesia di Phase 2

Tiga Wakil Indonesia Lainnya Masih Harus Berjuang

Overall standings dari FFWS SEA 2026 Fall.

Berbeda dengan BTR dan ONIC, tiga perwakilan Indonesia lainnya masih harus berjuang keras di pekan penentuan. RRQ Kazu dan MBR Omega belum berhasil memanfaatkan momentum pekan ketiga untuk mengunci tiket lebih awal. MBR Omega mengakhiri pekan di posisi keenam dengan 75 poin, sedangkan RRQ Kazu mengekor di peringkat ketujuh dengan 63 poin.

Baca Juga :

Bigetron by Vitality dan ONIC Lebih Dulu Amankan Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

Hasil MPL ID S18: Bigetron Kalahkan RRQ 2-1, Rekor Sempurna Masih Terjaga

Free Fire Dirumorkan Absen dari Esports World Cup 2027

Situasi paling mengkhawatirkan dialami oleh sang juara bertahan Esports World Cup 2025: Free Fire, EVOS Divine. EVOS harus puas tertahan di peringkat ke-11 pada hari ketiga dengan torehan 48 poin. Absennya Rasyah dan Reyy membuat EVOS kesulitan membangun chemistry dan ritme permainan terbaiknya, sehingga terancam tersingkir dari perebutan tiket Grand Finals.

Daftar Enam Tim Pertama yang Lolos ke Surabaya

Hingga berakhirnya Knockout Stage pekan ketiga, sudah ada enam tim yang mengamankan slot menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya.

Berikut adalah daftar enam tim yang sudah dipastikan lolos:

  • Bigetron by Vitality (Indonesia)

  • ONIC (Indonesia)

  • All Gamers Global (Thailand)

  • Buriram United Esports (Thailand)

  • Twisted Minds (Thailand)

  • Team Flash (Vietnam)

Keenam tim tersebut kini dapat fokus mematangkan persiapan taktis sebelum berlaga di panggung utama Grand Finals Surabaya.

Pekan Keempat Jadi Laga Penentuan

Persaingan sengit akan berlanjut pada Knockout Stage pekan keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026. Pekan penentuan ini menerapkan format tanpa toleransi, di mana hanya enam tim teratas yang berhak menyusul ke Grand Finals, sementara enam tim di posisi terbawah dipastikan gugur.

Bagi RRQ Kazu dan MBR Omega, pekan keempat menjadi ajang pembuktian kapasitas mereka di kancah regional. Di sisi lain, EVOS Divine dipertaruhkan reputasinya untuk bisa bangkit dari tekanan demi mempertahankan takhta sebagai sang juara dunia. Seluruh pertandingan Knockout Stage pekan keempat dapat disaksikan secara langsung mulai pukul 17.30 WIB melalui tayangan siaran di kanal resmi Free Fire Esports ID.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait