Chess Resmi Debut di Esports World Cup 2025, Perebutkan Hadiah Rp.24 Miliar
Other

Chess Resmi Debut di Esports World Cup 2025, Perebutkan Hadiah Rp.24 Miliar

Aldonov Danoza - Selasa, 29 Juli 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Chess akhirnya resmi debut sebagai cabang kompetisi di ajang Esports World Cup 2025 (EWC 25). Masuknya permainan papan klasik ini ke dalam ranah esports global menandai babak baru bagi game berusia lebih dari seribu tahun itu.

Dari Chaturanga ke Panggung Esports Global

Berakar dari India kuno sebagai chaturanga, catur telah mengalami berbagai transformasi hingga menjadi bentuk modernnya di abad ke-16. Sejak Kejuaraan Catur Dunia pertama pada 1886, game ini terus berkembang, dan kini, 139 tahun kemudian, catur mencetak sejarah dengan bergabung ke dalam salah satu ajang esports terbesar dunia.

Digitalisasi catur dimulai sejak era komputer dengan pertarungan ikonik Garry Kasparov vs Deep Blue.

Kini, lewat platform seperti Chess.com dan Lichess, catur telah menjadi salah satu game online paling kompetitif. Game ini lengkap dengan premove, blitz time control, dan siaran langsung jutaan penonton, menunjukkan adaptasinya terhadap era digital.

Grandmaster Dunia dan Klub Esports Terkemuka

Turnamen Chess EWC 25 menampilkan 16 grandmaster terbaik dunia, termasuk 12 pemain teratas dari klasemen Champions Chess Tour (CCT) 2025. Nama-nama besar seperti Magnus Carlsen, Alireza Firouzja, dan Hikaru Nakamura turut meramaikan kompetisi ini.

Ditambah empat pemain dari Last Chance Qualifier, turnamen ini menjanjikan pertarungan sengit.

Banyak klub esports top dunia merekrut grandmaster papan atas untuk memperkuat posisi mereka di klasemen Club Championship EWC 25. Team Liquid merekrut Magnus Carlsen dan Fabiano Caruana, sementara Team Falcons (tim lokal Arab Saudi) mendatangkan Hikaru Nakamura dan Alireza Firouzja.

Team Vitality, pemuncak klasemen, juga memperkuat diri dengan Maxime Vachier-Lagrave dan Javokhir Sindarov.

Baca Juga :

Magnus Carlsen Pertahankan Gelar Esports World Cup 2026 Chess, Tampil Tanpa Kalah Satu Game

Esports Kapolri Cup 2026: Polda Metro Jaya Juara MLBB, Kapolri Dorong Peserta Tahun Depan Naik 10 Kali Lipat

HARGAI 2026: UniPin Dorong Game Lokal Indonesia Tembus Pasar Global

Format Unik, Hadiah Besar, dan Tantangan Waktu

Turnamen menggunakan format Rapid 10 menit tanpa increment, membuat waktu menjadi faktor krusial dalam setiap pertandingan. Setiap pertandingan grup dimainkan dalam format GSL dua game (BO2), dengan tie-break Armageddon jika imbang, menambah ketegangan.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp24 miliar, dengan juara membawa pulang Rp4,1 miliar dan 1.000 Club Points.

Format cepat ini sudah memakan korban, seperti GM Hans Niemann yang tersingkir karena kehabisan waktu. Ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen waktu yang efisien dalam format ini.

Turnamen ini akan berlangsung dari 31 Juli – 1 Agustus 2025, dengan pertandingan dimulai pukul 17:15 WIB dan dapat ditonton langsung di siaran resmi EWC dan Chess.com.

Kesimpulan: Transformasi Chess di Dunia Esports

Masuknya Chess ke EWC 25 bukan hanya simbol transformasi digital, tetapi juga menunjukkan bahwa esports tak selalu soal refleks cepat dan aksi intens. Lebih dari itu, esports juga tentang strategi, mental baja, dan ketepatan waktu.

Dengan banyaknya superstar dan sistem klub yang makin kompetitif, EWC 2025 mungkin akan menjadi salah satu turnamen Chess paling bersejarah abad ini, menarik perhatian global ke permainan yang abadi ini.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait