Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Dan Houser Ungkap Pandangan Soal Polemik Game Fisik dan Digital
Co-founder Rockstar Dan Houser sebut industri harus sediakan game fisik jika konsumen masih menginginkannya di tengah era digital.
Industry

Dan Houser Ungkap Pandangan Soal Polemik Game Fisik dan Digital

Aldonov Danoza - Senin, 27 Juli 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perdebatan mengenai masa depan gim fisik kembali memanas setelah Sony mengumumkan rencananya untuk menghentikan distribusi gim PlayStation dalam format disc mulai tahun 2028.

Di tengah pro dan kontra yang melanda komunitas global, salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah industri video game, Dan Houser, turut menyampaikan pandangannya yang cukup objektif.

Pendiri sekaligus mantan penulis utama Rockstar Games itu menilai bahwa meski dirinya pribadi tidak memiliki keterikatan emosional yang kuat terhadap format fisik, perusahaan seharusnya tetap memberikan pilihan kepada konsumen apabila memang masih ada permintaan pasar terhadap gim dalam bentuk cakram.

Ubisoft Yakin Era Digital PlayStation Tak Akan Guncang Industri Game

Pandangan Berimbang dari Dan Houser

Pernyataan tersebut disampaikan Houser saat menghadiri ajang San Diego Comic-Con untuk mempromosikan perusahaan barunya, Absurd Ventures. Dalam sesi wawancara bersama media, ia didampingi oleh Lazlow Jones, mantan rekan kerjanya di seri Grand Theft Auto yang kini juga bergabung di Absurd Ventures.

Komentar Houser menjadi sorotan tajam karena datang di saat industri tengah gencar beralih ke ranah digital—terlebih setelah Rockstar Games sendiri mengonfirmasi bahwa Grand Theft Auto VI edisi fisik nantinya hanya akan berisi kotak dengan kode unduhan digital tanpa kehadiran cakram di dalamnya.

Saya tidak tahu apakah saya benar-benar peduli, tetapi jika orang-orang menginginkannya, saya rasa perusahaan harus menyediakannya. Secara pribadi saya tidak terlalu memedulikannya. Saya juga berpikir bahwa, meskipun banyak orang mengkritik distribusi digital, kemampuan untuk memperbarui game dan memperbaiki berbagai masalah setelah rilis telah sangat membantu meningkatkan kualitas game.

Dan Houser, Co-founder Rockstar Games dan Founder Absurd Ventures

Houser mengakui bahwa distribusi digital membawa manfaat besar bagi para pengembang dalam hal fleksibilitas pembaruan dan perbaikan bug. Namun di sisi lain, ia tetap memahami bahwa sebagian pemain masih menganggap media fisik memiliki nilai sentimental tersendiri.

PlayStation Tuai Kritik Usai Putuskan Hentikan Produksi Game Fisik

Dilema Antara Kenyamanan Digital dan Nilai Kepemilikan

Rekan Houser, Lazlow Jones, turut membagikan sudut pandangnya mengenai dilema yang dihadapi para pencinta gim saat ini. Ia mengaku masih merindukan sensasi membuka kotak dan memasukkan disc ke konsol, namun di sisi lain ia juga menikmati kepraktisan distribusi daring.

Maksud saya, kita semua pernah merasakan sensasi saat mendapatkan salinan fisik lalu memasukkan disc ke dalam konsol. Tetapi saya juga harus mengakui bahwa saya sangat menyukai ketika berada di bandara lalu berpikir, 'Oh keren, saya bisa mengunduh beberapa game ke Steam Deck untuk menemani penerbangan selama 12 jam.'

Lazlow Jones, Penulis dan Creative Director Absurd Ventures

Menariknya, melalui proyek buku komik terbaru mereka yang bertajuk American Caper, Houser dan Jones justru kembali merasakan kepuasan emosional dari produk fisik yang benar-benar bisa dipegang dan dikoleksi secara nyata.

Meskipun tren industri secara global tak terbendung lagi bergerak menuju ranah digital demi efisiensi biaya dan kemudahan distribusi, komentar Dan Houser menggarisbawahi bahwa diskon kepemilikan dan pilihan konsumen tetap merupakan aspek krusial yang tidak boleh diabaikan begitu saja oleh para pelaku industri besar.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait