Hasil M7: ONIC Mulai Tersenyum Usai Pulangkan EVIL!
ONIC ID
Mobile Legends

Hasil M7: ONIC Mulai Tersenyum Usai Pulangkan EVIL!

MikeApalah - Sabtu, 17 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Setelah sempat terpuruk ke zona eliminasi usai kalah dua pertandingan beruntun, ONIC ID akhirnya membuktikan kelas mereka di panggung M7 World Championship. Dalam laga krusial Round 4 Swiss Stage, tim tuan rumah ini sukses mengalahkan wakil Singapura EVIL dengan skor telak 2-0, sekaligus menghidupkan kembali harapan lolos ke Knockout Stage M7 World Championship.

Bermain di hadapan dukungan penuh publik tuan rumah, ONIC datang dengan misi besar: membungkam keraguan dan menjawab kritik setelah dua kekalahan beruntun sebelumnya. Sementara itu, EVIL memasuki pertandingan dengan motivasi tinggi untuk menciptakan kejutan terbesar turnamen.

Ini menjadi pertandingan   pertama bagi ONIC di M7, dan mereka langsung menunjukkan bahwa kualitas sesungguhnya baru saja akan keluar.

Dominasi Penuh ONIC di Game Pertama

Pada Game 1, ONIC tampil sangat solid sejak awal pertandingan. Momentum penentu datang melalui kombinasi mematikan antara Sanz dan Skylar.

Sanz, yang menggunakan Gatotkaca, sukses melakukan inisiasi dua pemain dengan skill ultimate Avatar of the Guardian. Aksi tersebut langsung disusul oleh Skylar dengan Curtain Call menggunakan hero Cici, yang menutup teamfight dengan sempurna.

Kombinasi itu menjadi awal kehancuran EVIL. ONIC perlahan membangun keunggulan hingga mencapai lebih dari 12 ribu gold lead, sebelum akhirnya mengamankan kemenangan pertama dengan meyakinkan.

Game Kedua: Raja Langit Tunjukkan Kelasnya

Memasuki Game 2, ONIC semakin percaya diri. Tempo permainan benar-benar dikuasai oleh tim berjuluk Raja Langit sejak early game.

Baca Juga :

Aurora Gaming Juara M7 World Championshipq, Laga Grand FInal Pecahkan Rekor Dunia!

M7 dan Refleksi Esports Indonesia: Talenta Besar, Disiplin Kecil, Harapan ke Masa Depan

Hasil M7: Sejarah dan Rekor Baru Iringi Langkah Alter Ego ke Grand Final M7!

ONIC berhasil melakukan wipeout penting yang membuka jalan bagi mereka untuk mengamankan Lord pertama tanpa perlawanan berarti. Sejak momen tersebut, EVIL tak lagi mampu bangkit.

Dengan kontrol map yang rapi dan rotasi yang disiplin, ONIC kembali membangun dominasi hingga menciptakan keunggulan 12 ribu gold untuk kedua kalinya. Game kedua pun ditutup dengan kemenangan bersih, memastikan skor akhir 2-0 untuk ONIC ID.

Jawaban atas “Kutukan Best-of-One”

Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa ONIC mampu tampil jauh lebih baik dalam format BO3 dibandingkan BO1 yang sebelumnya menjadi kelemahan mereka di Swiss Stage.

Banyak pihak sempat meragukan performa Raja Langit setelah dua kekalahan awal. Namun dengan hasil ini, ONIC sukses menjawab kritik dan menunjukkan level permainan yang memang sudah diharapkan sejak sebelum turnamen dimulai.

Meski demikian, pertanyaan mengenai konsistensi masih membayangi. Apakah ONIC mampu mempertahankan performa ini dan benar-benar membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara M7?

Perjalanan EVIL Berakhir dengan Terhormat

Bagi EVIL, kekalahan ini menandai berakhirnya perjalanan mereka di M7 World Championship. Meski gagal melangkah lebih jauh, tim asal Singapura tersebut tetap layak mendapatkan apresiasi.

Sebagai tim yang berawal dari komunitas, EVIL mampu bersaing di panggung terbesar MLBB Esports dunia melawan tim-tim raksasa regional. Penampilan mereka sepanjang turnamen menjadi bukti bahwa perkembangan esports di Singapura terus menunjukkan arah positif.

ONIC Tinggal Selangkah Menuju Knockout Stage

Dengan hasil ini, ONIC kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke babak Knockout Stage. Dukungan penuh dari komunitas MLBB Indonesia tentu akan menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka selanjutnya.

Apakah ONIC benar-benar telah bangkit sepenuhnya? Satu hal yang pasti: Raja Langit telah kembali menunjukkan taringnya di saat paling dibutuhkan.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait