Natus Vincere semakin kokoh di puncak klasemen MPL Indonesia Season 18. NAVI berhasil mengalahkan Alter Ego dengan skor 2-1, sekaligus mengamankan kemenangan kesembilan mereka di Regular Season dan mempertahankan posisi teratas dengan rekor 9-2 serta 27 poin.
Di pertandingan lainnya, Bigetron by Vitality berhasil menundukkan RRQ Hoshi 2-1, sedangkan Geek Fam ID memberikan kekalahan kepada Dewa United Esports dengan skor yang sama.
Baca juga:
Inilah Venue Playoffs MPL ID S18 Surabaya dan Cara Beli Tiketnya!
Hasil MPL ID S18: Tarian Fanny Hazle Warnai Kemenangan Dewa United atas Team Liquid ID
MPL ID S18: QINN Pede Bawa Dewa United Kalahkan Team Liquid ID
Hasil tersebut membuat persaingan klasemen kembali berubah. NAVI semakin nyaman di posisi teratas, Bigetron memperkuat posisinya di papan atas, sementara RRQ dan Dewa United masih harus bekerja keras untuk memperbaiki posisi mereka menjelang fase akhir Regular Season.
NAVI Kembali Menang dan Tinggalkan Alter Ego
Pertandingan antara Alter Ego dan Natus Vincere menjadi salah satu duel paling menarik pada pekan ini.
NAVI keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, sekaligus mengoleksi kemenangan kesembilan mereka di Regular Season. Dengan catatan 9-2, NAVI kini mengantongi 27 poin.
Kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi NAVI sepanjang MPL ID S18. Mereka mampu mempertahankan posisi teratas meski persaingan dengan tim-tim papan atas semakin ketat.
Bagi Alter Ego, kekalahan ini menjadi hasil yang cukup merugikan. Tim tersebut harus menerima kekalahan keempat musim ini, sehingga kini berada di posisi ketiga dengan rekor 8-4 dan 24 poin.
Alter Ego masih berada di zona persaingan papan atas, tetapi margin kesalahan mereka semakin kecil apabila ingin mempertahankan posisi menjelang akhir Regular Season.
Bigetron Kalahkan RRQ, Sang Raja Makin Tertekan
Pada pertandingan berikutnya, Bigetron by Vitality berhasil meraih kemenangan penting atas RRQ Hoshi dengan skor 2-1.
Hasil tersebut menjadi kemenangan ketujuh Bigetron sepanjang Regular Season dan membawa mereka ke rekor 7-5 dengan 21 poin.
Kemenangan ini penting bagi Bigetron karena mereka terus menjaga jarak dengan tim-tim yang berada di posisi teratas.
Sebaliknya, RRQ Hoshi kembali mendapatkan hasil buruk. Kekalahan dari Bigetron menjadi kekalahan kesembilan mereka musim ini dan membuat RRQ masih berada di dasar klasemen dengan rekor 2-9 serta enam poin.
Situasi tersebut membuat perjalanan RRQ menuju playoff semakin berat. Dengan jumlah pertandingan yang terus berkurang, setiap seri kini memiliki nilai yang jauh lebih besar bagi upaya mereka mengejar tim di atasnya.
Geek Fam Berhasil Hentikan Dewa United
Duel lainnya mempertemukan Geek Fam ID melawan Dewa United Esports.
Geek Fam berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 dan mencatatkan kemenangan ketiga mereka di Regular Season. Hasil tersebut membawa Geek Fam ke rekor 3-10 dengan sembilan poin.
Bagi Geek Fam, kemenangan ini menjadi tambahan penting untuk menjaga peluang mereka dalam persaingan klasemen.
Sementara itu, Dewa United harus menerima kekalahan ketujuh dan tetap berada di posisi keenam dengan rekor 5-7 serta 15 poin.
Posisi tersebut membuat Anak Dewa masih berada di dalam zona playoff, tetapi tekanan dari tim-tim di bawah mereka belum hilang.

Posisi Enam Besar Semakin Sengit
Hasil pertandingan kali ini memperlihatkan bahwa persaingan MPL ID S18 semakin sulit ditebak, terutama di papan tengah.
NAVI memang semakin nyaman di puncak dengan 27 poin. Alter Ego juga masih berada di tiga besar dengan 24 poin, sementara Bigetron terus mengejar dengan 21 poin.
Di sisi lain, Dewa United dengan 15 poin harus terus mengamankan kemenangan agar tidak kehilangan posisi di zona playoff. Sementara Geek Fam yang baru mengoleksi sembilan poin masih memiliki pekerjaan berat untuk memperkecil jarak.
Situasi RRQ bahkan lebih genting. Dengan hanya enam poin, mereka membutuhkan rangkaian hasil positif untuk mengubah posisi di klasemen.
NAVI Tinggal Selangkah Lagi Menjaga Takhta
Dengan sembilan kemenangan dari 11 seri, NAVI menjadi salah satu tim paling konsisten sepanjang MPL ID S18.
Performa tersebut semakin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar bersaing untuk berada di papan atas, tetapi juga memiliki peluang besar untuk mengakhiri Regular Season sebagai pemuncak klasemen.
Namun, perjalanan mereka masih belum selesai.
Pada jadwal berikutnya, NAVI akan menghadapi ONIC pada 4 Oktober, kemudian bertemu Team Liquid ID pada 8 Oktober dan Dewa United pada 9 Oktober.
Rangkaian pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi konsistensi NAVI karena mereka akan menghadapi beberapa tim yang juga memiliki kepentingan besar di klasemen.
Dewa United Masih Punya Kesempatan Bangkit
Kekalahan dari Geek Fam tentu bukan hasil yang diinginkan Dewa United, terlebih mereka sebelumnya berhasil membuat kejutan dengan menundukkan Team Liquid ID 2-1.
Namun, posisi keenam dengan 15 poin masih memberikan Anak Dewa kesempatan untuk mengamankan tiket playoff.
Dewa United masih memiliki sejumlah pertandingan penting dalam jadwal berikutnya, termasuk menghadapi EVOS, NAVI, dan Bigetron by Vitality.
Konsistensi akan menjadi kunci. Satu kemenangan dapat memperlebar jarak dari tim di bawah, tetapi kekalahan beruntun juga bisa membuat posisi mereka kembali terancam.
RRQ Tidak Boleh Kembali Kehilangan Poin
Situasi paling berat saat ini dialami RRQ Hoshi.
Dengan 2-9 dan enam poin, RRQ menjadi tim dengan jumlah kemenangan paling sedikit di antara seluruh peserta pada klasemen yang tersedia saat ini.
Mereka masih memiliki beberapa pertandingan tersisa, termasuk menghadapi EVOS, Team Liquid ID, dan ONIC dalam jadwal berikutnya.
Artinya, peluang belum sepenuhnya tertutup, tetapi ruang untuk melakukan kesalahan semakin sedikit.
MPL ID S18 Memasuki Fase yang Semakin Menentukan
Kemenangan NAVI atas Alter Ego, Bigetron atas RRQ, dan Geek Fam atas Dewa United memberikan gambaran jelas mengenai ketatnya persaingan di MPL ID S18.
NAVI semakin nyaman di puncak, Alter Ego masih mengamankan posisi tiga besar, dan Bigetron terus mengejar. Sementara itu, Dewa United harus mempertahankan posisi keenam, sedangkan RRQ menghadapi tekanan terbesar setelah kembali menelan kekalahan.
Dengan pertandingan yang terus bergulir sepanjang Oktober, setiap seri akan semakin menentukan nasib tim menuju playoff.
NAVI mungkin sudah terlihat sebagai kandidat kuat pemuncak klasemen, tetapi pertarungan untuk enam besar masih jauh dari kata selesai.