ONIC Esports Gandeng Ninjas in Pyjamas Lewat Spiko, Satukan Fanbase Global Menuju Esports World Cup 2026
Edited by AI
Industry

ONIC Esports Gandeng Ninjas in Pyjamas Lewat Spiko, Satukan Fanbase Global Menuju Esports World Cup 2026

MikeApalah - Kamis, 09 Juli 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kolaborasi lintas organisasi esports mulai menjadi strategi baru untuk membangun komunitas global. Hal tersebut ditunjukkan ONIC Esports yang resmi menggandeng Ninjas in Pyjamas (NIP) dalam sebuah kampanye bertajuk Rise as One menjelang Esports World Cup (EWC) 2026.

Alih-alih hanya berfokus pada persaingan di arena pertandingan, kedua organisasi menghadirkan Spiko, maskot kolaboratif yang menjadi simbol persahabatan sekaligus rivalitas sehat antara dua organisasi esports dengan basis penggemar besar di Asia dan Eropa.

Melalui kolaborasi ini, ONIC dan NIP ingin menunjukkan bahwa rivalitas tidak selalu identik dengan permusuhan. Sebaliknya, persaingan dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarkomunitas sekaligus memperkuat ekosistem esports secara global.

Spiko
Spiko

Spiko Jadi Simbol Baru Rivalitas Sehat di Esports

Spiko menjadi wajah utama dari kolaborasi ONIC Esports dan Ninjas in Pyjamas sepanjang gelaran Esports World Cup 2026.

Maskot tersebut diciptakan sebagai representasi perjalanan kedua organisasi menuju panggung internasional sekaligus menjadi simbol yang menghubungkan dua komunitas penggemar dari belahan dunia berbeda.

Lewat pesan Rise as One, ONIC dan NIP ingin menghadirkan perspektif baru mengenai rivalitas. Persaingan bukan sekadar menentukan siapa yang menang atau kalah, melainkan bagaimana dua organisasi dapat saling mendorong untuk berkembang, meningkatkan standar kompetisi, dan menginspirasi komunitas esports secara bersama-sama.

Pendekatan ini juga menjadi salah satu contoh bagaimana organisasi esports mulai memprioritaskan pengalaman komunitas di luar pertandingan kompetitif.

Hadirkan Berbagai Aktivasi untuk Penggemar

Kolaborasi ONIC dan NIP tidak berhenti pada peluncuran maskot semata. Sepanjang Esports World Cup 2026, kedua organisasi telah menyiapkan berbagai aktivitas yang berfokus pada keterlibatan komunitas.

Baca Juga :

ONIC Esports Gandeng Ninjas in Pyjamas Lewat Spiko, Satukan Fanbase Global Menuju Esports World Cup 2026

Pembukaan Esports World Cup 2026 di Paris Menjadi Babak Baru Kompetisi

Apa Itu Esports World Cup dan Sejarahnya Hingga Jadi Turnamen Esports Terbesar di Dunia

Beberapa program yang akan digelar antara lain:

  • Konten crossover yang membahas sejarah, perjalanan, dan identitas kedua organisasi.
  • Online watch party bersama para kreator dari ONIC Esports dan Ninjas in Pyjamas.
  • Offline watch party di ONIC STF HQ.
  • Berbagai mini games untuk komunitas.
  • Giveaway merchandise eksklusif kolaborasi Spiko melalui berbagai aktivitas penggemar.

Serangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antarfanbase sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda selama berlangsungnya Esports World Cup 2026.

Spiko
Spiko

ONIC Ingin Membawa Semangat Fans Indonesia ke Panggung Dunia

Head of Branding & Marketing ONIC Esports, Boy Cancerio, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi cara baru dalam memaknai rivalitas di industri esports.

Kolaborasi ini jadi cara kami untuk melihat rivalitas dari sisi yang berbeda. Bukan cuma tentang siapa yang menang, tapi bagaimana perjalanan ini bisa jadi ruang buat komunitas untuk ikut terlibat, saling terhubung, dan membawa semangat fans Indonesia ke panggung dunia lewat Esports World Cup,

ujar Boy Cancerio, Head of Branding & Marketing ONIC Esports.

Menurutnya, kolaborasi bersama organisasi internasional seperti Ninjas in Pyjamas juga menjadi kesempatan bagi ONIC untuk memperluas eksistensi brand Indonesia di tingkat global sekaligus memperlihatkan besarnya antusiasme komunitas esports Tanah Air.

Ninjas in Pyjamas Antusias Satukan Dua Komunitas Besar

Chief Operating Officer Ninjas in Pyjamas, Grant Rousseau, juga menyambut positif kolaborasi tersebut.

Ia menilai Spiko dapat menjadi simbol yang menyatukan dua komunitas dengan latar belakang berbeda tetapi memiliki kecintaan yang sama terhadap esports.

Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan ONIC, menghubungkan dua fanbase global melalui serangkaian aktivasi unik, baik secara online maupun onsite di EWC. Bersama Spiko sebagai bagian utama dari kolaborasi ini, kami menantikan bagaimana dua komunitas fan yang berbeda dapat bersatu melalui passion mereka terhadap esports. Kami juga menantikan kerja sama dengan ONIC untuk bersama-sama Rise as One,

kata Grant Rousseau, COO Ninjas in Pyjamas.

Kolaborasi yang Menunjukkan Evolusi Industri Esports

Kolaborasi ONIC Esports dan Ninjas in Pyjamas memperlihatkan bagaimana industri esports terus berkembang, bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas.

Melalui Spiko, berbagai konten kolaboratif, watch party, hingga aktivasi komunitas, kedua organisasi berupaya menciptakan pengalaman yang lebih inklusif bagi para penggemar di seluruh dunia.

Di tengah ketatnya persaingan pada Esports World Cup 2026, pesan yang ingin disampaikan tetap sederhana namun kuat: rivalitas dapat menjadi kekuatan untuk menyatukan komunitas, memperluas persahabatan lintas negara, dan memperkuat fondasi esports yang dibangun oleh para penggemarnya.

Kesimpulan

Peluncuran Spiko menjadi bukti bahwa organisasi esports kini tidak hanya berlomba meraih prestasi di dalam game, tetapi juga berlomba menciptakan pengalaman terbaik bagi komunitasnya.

Kolaborasi ONIC Esports dan Ninjas in Pyjamas menghadirkan pendekatan baru yang menempatkan penggemar sebagai pusat dari setiap aktivasi. Dengan semangat Rise as One, kedua organisasi berharap Esports World Cup 2026 bukan hanya menjadi panggung kompetisi dunia, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antarfanbase dan memperkuat ekosistem esports global.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.

Berita Terkait