Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Shroud Yakin Deadlock Bakal Jadi Sukses Besar, Hanya Masalah Waktu
Other

Shroud Yakin Deadlock Bakal Jadi Sukses Besar, Hanya Masalah Waktu

Aldonov Danoza - Jumat, 29 Agustus 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mantan pemain profesional sekaligus streamer populer, Michael ‘Shroud’ Grzesiek, memberikan pujian besar untuk Deadlock, game hero shooter terbaru dari Valve. Meski sempat sepi perbincangan, update besar terbaru yang dirilis beberapa waktu lalu membuat optimisme terhadap masa depan Deadlock kembali menguat.

Shroud menjadi salah satu figur yang ikut menyuarakan keyakinan akan masa depan Deadlock.

Optimisme Setelah Update Besar

Setelah berbulan-bulan paceklik konten, Valve akhirnya menghadirkan update terbesar untuk Deadlock sejak perilisan beta tertutup. Enam hero baru, pembaruan map, serta fitur quality of life membuat jumlah pemain di Steam kembali meroket.

Shroud menyebut bahwa Deadlock memiliki kualitas yang akan membuat banyak orang pada akhirnya ikut bermain. "Game ini akan sangat bagus sampai akhirnya orang-orang tidak tahan untuk tidak mencobanya," ujar Shroud. Ia juga memuji tampilan visual Deadlock, menyebutnya memiliki “art style terbaik dibanding game lain”.

Ekosistem Kompetitif yang Masih Tanda Tanya

Meski sisi permainan kasual mulai menunjukkan pertumbuhan, ekosistem kompetitif Deadlock masih berada di fase abu-abu. Turnamen komunitas tetap berjalan lewat format mingguan bertajuk Deadlock Night Shift, namun kejelasan soal roadmap esports dari Valve masih belum terdengar. Bahkan beberapa organisasi besar mulai mundur.

Virtus.pro baru saja mengumumkan pembubaran roster Deadlock mereka, hanya enam bulan setelah dibentuk, dengan alasan kurangnya kejelasan kompetitif dan fakta bahwa Deadlock masih invite-only.

Masa Depan Bergantung pada Keputusan Valve

Meski sejumlah organisasi esports hengkang, komunitas pemain masih menaruh harapan. Update konten terbaru sudah membuktikan bahwa Deadlock mampu menarik perhatian kembali, namun masa depan ekosistem kompetitif sepenuhnya akan bergantung pada keputusan Valve.

Jika Valve mampu menghadirkan roadmap yang jelas untuk esports sekaligus membuka akses game lebih luas, bukan tidak mungkin Deadlock akan benar-benar mewujudkan keyakinan Shroud—menjadi sukses besar, hanya tinggal menunggu waktu.

Baca Juga :

McLaren 720S Andra ST Terbelah Dua Usai Kecelakaan di Sukoharjo

5 Cerita Besar yang Wajib Diikuti di The International 15 Dota 2

Shuhei Yoshida Kritik Harga Mahal Steam Machine Terbaru Buatan Valve

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait