Team Vision berhasil mencatatkan sejarah baru di cabang Teamfight Tactics (TFT) Esports World Cup (EWC) 2026 setelah tampil dominan sepanjang babak playoff dan menutup turnamen dengan kemenangan telak 3-0 atas Aurora Gaming di partai final.
Gelar ini sekaligus mengantarkan organisasi tersebut meraih hadiah utama sebesar US$150.000 (sekitar Rp2,7 miliar, dengan asumsi kurs US$1 setara Rp18.000) serta 1.000 poin Club Championship.
Turnamen TFT EWC 2026 sendiri mempertemukan 16 tim terbaik dunia yang lolos dari berbagai jalur kualifikasi regional.
Berbeda dengan format individual yang biasa digunakan, EWC kembali memakai format Squads 4v4, di mana empat pemain dari setiap tim mengumpulkan poin berdasarkan hasil pertandingan di setiap ronde.
Perjalanan Menuju Takhta Juara
View this post on Instagram
Team Vision datang ke Paris dengan susunan pemain Flancy, Koyui, ZhenBai, dan MoGG, yang sebagian besar dikenal sebagai pemain papan atas dari skena kompetitif Tiongkok.
Meski sempat harus berjuang dari lower bracket, mereka mampu bangkit dengan mengalahkan Virtus.pro dan Flash Wolves sebelum akhirnya memastikan tempat di Grand Final.
Di partai puncak, Team Vision tampil nyaris tanpa cela. Aurora Gaming yang sebelumnya menunjukkan performa solid tidak mampu menghentikan dominasi lawannya, sehingga Team Vision sukses mengunci kemenangan mutlak 3-0.
Saya akhirnya bisa menebus semuanya. Saya berhasil membuktitannya kepada diri saya sendiri dan kepada rekan-rekan setim saya... Kami sudah bekerja sangat keras untuk momen ini. Saya sangat bangga dengan semua anggota tim karena tidak pernah menyerah.
Yan "Flancy" Lingyu, Sony Finals MVP Team Vision
Berkat penampilan konsisten sepanjang babak penentuan, Flancy dinobatkan sebagai Sony Finals MVP.
Dominasi Skena Kompetitif Tiongkok
Keberhasilan ini juga menjadi pencapaian penting bagi organisasi Team Vision yang baru membentuk divisi TFT pada 2026. Sang pelatih sekaligus pemain, MoGG, turut menekankan bahwa kunci keberhasilan timnya berpijak pada kolektivitas dan kerja keras seluruh anggota.
Kami selalu percaya bahwa kekuatan terbesar kami adalah kerja sama tim. Semua pemain menjalankan perannya dengan sangat baik sepanjang turnamen... Gelar ini memberi kami kepercayaan diri yang besar. Kami ingin terus berkembang dan mempertahankan level permainan seperti ini pada turnamen-turnamen berikutnya.
MoGG, Coach dan pemain Team Vision
Dengan kemenangan tersebut, Team Vision resmi menggantikan Weibo Gaming sebagai juara TFT Esports World Cup, sekaligus memperkokoh dominasi kawasan Tiongkok di peta kompetisi Teamfight Tactics internasional.

