Tetris Melangkah ke Langit: Dari Red Bull World Final Menuju Ambisi Olimpiade Esport
Other

Tetris Melangkah ke Langit: Dari Red Bull World Final Menuju Ambisi Olimpiade Esport

Aldonov Danoza - Senin, 22 Desember 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pada Desember 2025, salah satu momen paling unik dalam sejarah esports berlangsung ketika permainan klasik Tetris diangkat ke langit Dubai dalam ajang Red Bull Tetris World Final pertama di dunia.

Acara yang memadukan teknologi canggih, kompetisi, dan hiburan ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan gambaran evolusi luar biasa dari gim puzzle legendaris menjadi fenomena global yang berambisi menuju panggung Olimpiade.

Final Red Bull Tetris digelar di sekitar Dubai Frame, sebuah monumen ikonik setinggi 150 meter yang menjadi panggung utama bagi kompetisi prestisius ini. Alih-alih menggunakan layar tradisional, panitia menyinkronkan lebih dari 2.000 unit drone untuk membentuk layar Tetris raksasa di langit malam yang dapat dimainkan secara real-time oleh para finalis.

Tampilan skor langsung yang terpampang di atas kota Dubai menciptakan salah satu momen visual paling spektakuler dalam dunia gim sepanjang tahun ini.

Ajang ini merupakan puncak dari rangkaian kualifikasi global yang melibatkan jutaan permainan dari lebih 60 negara di seluruh penjuru dunia. Pada tanggal 13 Desember, Fehmi Atalar dari Turki berhasil mencatatkan namanya sebagai juara dunia setelah mencetak skor fantastis sebesar 168.566 poin hanya dalam lima menit permainan.

Ia berhasil mengungguli pesaing terdekatnya dari Peru, Leo Solórzano, yang meraih 57.164 poin, sekaligus mengukuhkan dominasi Turki dalam sejarah baru esports Tetris.

Kesuksesan besar di Dubai memicu percakapan serius mengenai masa depan Tetris sebagai cabang olahraga elektronik di ajang Olimpiade. CEO The Tetris Company, Maya Rogers, menyatakan bahwa menjadikan Tetris sebagai esport Olimpiade adalah ambisi utama perusahaan dalam satu hingga tiga tahun ke depan karena sifat permainannya yang ramah keluarga.

Baca Juga :

IESF Tetapkan Prize Pool WEC26 Sebesar US$500 Ribu, Siap Diperebutkan 7 Nomor Esports!

UniPin Gaming Pavilion Ramaikan WCCE 2026, Hadirkan Game Interaktif dan Diskusi Industri Kreatif

RRQ x realme Future Stars 2026 Buka Peluang Trial dan Magang Esports bagi Mahasiswa

Meskipun masih harus mengatasi tantangan struktural agar lebih mudah diikuti oleh penonton awam, inovasi penggunaan sudut kamera dinamis dan kecerdasan buatan diharapkan mampu mematangkan format kompetisi ini di panggung dunia.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait