Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Tumbangkan Tundra Esports, Tidebound Juara Clavision Masters 2025
Tidebound
DOTA 2

Tumbangkan Tundra Esports, Tidebound Juara Clavision Masters 2025

MikeApalah - Rabu, 06 Agustus 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Di tengah sorotan menuju The International 2025, Tidebound sukses mencuri perhatian dunia setelah menumbangkan Tundra Esports dengan skor dramatis 3-2 di Grand Final Clavision Masters 2025: Snow-Ruyi. Kemenangan ini bukan hanya gelar perdana bagi Tidebound, tetapi juga sinyal kuat bahwa eks-pemain Wings Gaming siap kembali ke puncak Dota 2 dunia.

Strategi Matang, Queen of Pain Jadi Senjata Pamungkas

Meski sempat dianggap underdog dibanding Xtreme Gaming, Tidebound tampil konsisten sejak fase grup dan hanya kehilangan satu seri di babak playoff. Salah satu kejutan terbesar adalah strategi Queen of Pain yang disimpan hingga Grand Final. Sebelumnya hanya dipakai sekali, hero ini muncul di empat dari lima game melawan Tundra dan menjadi kunci kemenangan.

Rekap Grand Final: 5 Game Penuh Drama

  • Game 1: Tundra mengandalkan trio Ember–Marci–Nature’s Prophet, namun Tidebound tetap unggul lewat eksekusi disiplin.
  • Game 2: Shiro tampil gila dengan Weaver 20/1/11, bahkan sempat menang 5v1. Tundra tak mampu membendung agresi.
  • Game 3: NothingToSay menggunakan Kunkka untuk bait draft, sementara Faith_bian memainkan QoP offlane. Tidebound unggul lewat disable dan kontrol map.
  • Game 4: Tundra bangkit dari ketertinggalan 10k gold. Kesalahan positioning dari Tidebound membuat mereka kehilangan momentum dan game.
  • Game 5: Ember Spirit milik NothingToSay jadi penentu. BKB timing dan bait tiga hero Tundra membuka ruang bagi QoP dan Dawnbreaker untuk mengunci kemenangan.

Tanpa Sponsor, Tapi Penuh Potensi

Kemenangan ini mengantarkan Tidebound meraih USD 213.500, hadiah terbesar sepanjang sejarah organisasi. Meski sempat dikaitkan dengan All Gamers Global pada Mei lalu, kesepakatan gagal dan tim tetap berstatus tanpa sponsor.

Menuju TI 2025: Harapan Baru dari China?

Baca Juga :

Rasisme dalam Esports: Ancaman yang Terus Menghantui Kompetisi Global

Meepo Kembali Bikin Heboh, Bug Duplikasi Item Paksa Valve Bertindak Cepat

Item Execute Aktif di MOBA: Ketika Satu Tombol Bisa Mengubah Ekonomi MOBA

Dengan tiga dari empat eks-pemain Wings Gaming 2016 di dalam roster, banyak fans berharap Tidebound bisa membawa kejayaan kembali ke regional China. Kreativitas draft dan eksekusi mereka di Clavision Masters jadi bukti bahwa China masih punya taring di panggung Dota 2 dunia.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait