Esports World Cup Foundation Buka Program Partner Klub 2026 dengan Dana US$20 Juta
Other

Esports World Cup Foundation Buka Program Partner Klub 2026 dengan Dana US$20 Juta

Aldonov Danoza - Rabu, 19 November 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Esports World Cup Foundation (EWCF) telah secara resmi membuka pendaftaran program “Club Partner” untuk tahun 2026 yang menawarkan dukungan finansial besar-besaran bagi organisasi esports di seluruh dunia.

Inisiatif ini menyiapkan dana senilai US$20 juta (sekitar Rp333.940.000.000 dengan kurs Rp16.697 per USD) untuk membantu hingga 40 klub esports dalam memperluas jangkauan fan base dan memperkuat ekosistem kompetitif mereka.

Tujuan Strategis dan Kriteria Seleksi

Program Partner Klub ini diluncurkan dengan tujuan strategis untuk meningkatkan keterlibatan penggemar dan pertumbuhan komunitas di wilayah-wilayah dengan potensi besar seperti India, Tiongkok, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.

Melalui program ini, EWCF ingin mendorong organisasi yang mampu menunjukkan performa kompetitif di berbagai judul game, memiliki rencana jangka panjang yang matang, serta punya strategi konten yang dapat membangun dan mempertahankan basis penggemar.

Undangan Langsung dan Slot Terbuka

Menurut Hans Jagnow, Direktur Hubungan Klub dan Pemain di EWCF, program ini adalah wujud investasi berkelanjutan untuk mendukung organisasi yang mendorong esports maju.

Dalam pengumuman tersebut, EWCF juga menyebut delapan organisasi yang menerima undangan langsung untuk bergabung dalam program ini, yaitu Team Falcons, Team Liquid, Team Vitality, Twisted Minds, Virtus.pro, All Gamers, Gen.G, dan Weibo Gaming. Sisanya, yakni 32 slot, akan diisi melalui proses aplikasi terbuka.

Model Pendanaan dan Kritik

Model pendanaan ini bukan hal baru; pada edisi 2025, program serupa telah dijalankan dengan alokasi US$20 juta untuk 40 klub, di mana setiap klub bisa menerima dukungan hingga US$1 juta.

Meskipun program ini membawa manfaat finansial bagi klub, ia juga tidak lepas dari kritik karena pendanaan yang berasal dari Public Investment Fund Arab Saudi, yang dinilai sebagian kalangan sebagai upaya “sportswashing”. EWCF terus menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem esports yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Baca Juga :

MPL PH S18: Team Falcons PH Belum Ada Lawan, Kokoh di Puncak!

Debut Global HoK: ACE di gamescom 2026, Bareng HoK World dan AoV! Sudah Siap?

Klasemen EWC 2026 Club Championship: AG.AL International Salip Team Falcons di Puncak

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait