Belum pernah ada tim Free Fire Indonesia yang membawa pemain asing ke dalam roster kompetitifnya. Namun, tradisi tersebut akhirnya berubah ketika ONIC mendatangkan Poom, pemain asal Thailand yang sebelumnya dikenal sebagai Onemore saat memperkuat Team Falcons.
Keputusan ini membuat ONIC menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian menjelang FFWS SEA 2026 Fall. Bukan hanya karena Poom datang dengan pengalaman dan koleksi gelar internasional, tetapi juga karena ONIC melakukan sejumlah perubahan roster yang berpotensi mengubah wajah permainan mereka secara signifikan.
Terlebih lagi, FFWS SEA 2026 Fall akan mencapai Grand Finals di Surabaya. Artinya, ONIC tidak hanya membawa target untuk kembali menjadi juara Asia Tenggara, tetapi juga memiliki kesempatan mengangkat trofi di hadapan pendukung Indonesia.
Racikan Baru Coach AFM: Efek Instan Poom dan Kembalinya Geday
Dari hasil scrim melawan tim-tim lain, ONIC disebut tampil sebagai salah satu skuad terkuat dan paling konsisten di berbagai ronde pertandingan — performa yang diklaim sebagai buah racikan terbaru Coach Ahmad Fadly Masturoh alias AFM.
Dua nama jadi kunci utama perubahan ini: Poom, yang sebelumnya dikenal sebagai Onemore saat masih membela Team Falcons, dan Geday yang kembali masuk ke roster utama. Kehadiran Poom disebut-sebut langsung memberi dampak instan dan signifikan terhadap performa tim.
Sisi Lain Perombakan: Adam dan XYRO Tersisih dari Roster Utama
Penguatan ONIC musim ini bukan cuma soal siapa yang masuk, tapi juga siapa yang harus keluar. Adam dan XYRO kini berstatus tidak aktif di roster utama.
Ada kabar yang beredar soal hubungan keduanya dengan Coach AFM yang disebut tidak berjalan mulus — namun ini masih sebatas informasi yang beredar di kalangan pengamat scene, bukan pernyataan resmi dari tim maupun yang bersangkutan. Status pasti Adam dan XYRO — apakah dibekukan sementara, masih terdaftar tapi non-aktif, atau sudah sepenuhnya di luar rencana ONIC ke depan — sebaiknya dikonfirmasi langsung ke manajemen sebelum disimpulkan lebih jauh.
Poom, Sniper Juara Dunia yang Total Belajar Bahasa Indonesia
Kepindahan Poom ke ONIC bukan perkara kecil. Pemain asal Thailand ini datang dengan koleksi gelar yang tidak main-main bersama Team Falcons, termasuk trofi Esports World Cup dan tiga gelar FFWS SEA. Kedatangannya ke ONIC sekaligus mencatat sejarah sebagai kali pertama tim Free Fire Indonesia merekrut pemain asing ke roster kompetitif mereka.
Yang membuat cerita ini makin menarik adalah ambisi Poom sendiri. Ia disebut datang ke Indonesia bukan sekadar untuk bermain, tapi benar-benar mengincar gelar juara. Demi memperlancar komunikasi dengan rekan setimnya, Poom dikabarkan belajar bahasa Indonesia dengan sangat serius — bahkan ketika fasilitas belajar bahasa dari ONIC dirasa terlalu lambat progresnya, ia disebut mencari dan membayar guru bahasa Indonesia sendiri agar bisa beradaptasi lebih cepat, demi komunikasi tim dan kualitas gameplay yang lebih baik.
Menariknya, ONIC juga satu-satunya wakil Indonesia yang pernah mengangkat trofi FFWS SEA, tepatnya di edisi 2025 Spring. Dengan racikan roster baru ini, target mereka jelas: mengulang pencapaian itu di depan pendukung sendiri.