Honkai: Nexus Anima Diduga Langgar Paten Nintendo, Mirip Kasus Palworld
Other

Honkai: Nexus Anima Diduga Langgar Paten Nintendo, Mirip Kasus Palworld

Aldonov Danoza - Minggu, 31 Agustus 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HoYoverse resmi memperkenalkan Honkai: Nexus Anima pada 29 Agustus lalu, namun sistem tunggangan (mount) yang ditampilkan dalam trailer perdananya langsung menuai sorotan. Menurut pakar hukum, mekanik tersebut berpotensi melanggar paten milik Nintendo—paten yang sama yang hingga kini masih menyeret Palworld ke meja hijau.

Sejak September 2024, Nintendo bersama The Pokémon Company memang tengah menggugat Pocketpair, developer Palworld, atas dugaan pelanggaran beberapa paten.

Analisis Hukum dan Potensi Ancaman bagi Industri

Gugatan besar juga berkaitan dengan paten "mounting of flying objects", yakni mekanisme smooth switching antara makhluk yang bisa dipanggil dan ditunggangi. Dalam analisis yang dipublikasikan Games Fray, pakar hukum Florian Mueller menyebut bahwa mekanisme tunggangan yang terlihat di Honkai: Nexus Anima masuk dalam definisi paten yang telah diamendemen oleh Nintendo.

Namun, Mueller juga menegaskan bahwa paten ini dinilai terlalu luas untuk ditegakkan, karena Nintendo seakan mematenkan kemampuan dasar yang terlalu mendasar di industri game.

Implikasi Kasus dan Masa Depan Industri Game

Meski status hukumnya masih menunggu hasil gugatan Palworld, keberadaan paten ini dinilai bisa menjadi preseden yang berbahaya. Bila Nintendo berhasil memenangkan perkara, maka mekanisme serupa di banyak game lain—termasuk Honkai: Nexus Anima—bisa ikut terancam.

Hingga saat ini, HoYoverse belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan pelanggaran paten tersebut. Sementara itu, kasus antara Nintendo, The Pokémon Company, dan Pocketpair atas Palworld masih terus berjalan dan dipantau ketat oleh industri.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait