Inovasi Riot Games: Riftbound Meluncur sebagai TCG Kompetitif dengan DNA Esports
League of Legends

Inovasi Riot Games: Riftbound Meluncur sebagai TCG Kompetitif dengan DNA Esports

Aldonov Danoza - Senin, 03 November 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pada tanggal 31 Oktober 2025, Riftbound resmi diluncurkan secara global oleh Riot Games, menandai langkah besar perusahaan dari esports digital menuju arena permainan kartu fisik. Perluasan hak kekayaan intelektual League of Legends ke dalam Trading Card Game (TCG) ini merupakan tantangan ambisius untuk menciptakan ekosistem kompetitif yang bernilai dan tahan lama.

Executive Producer Riftbound, Chengran Chai, menegaskan bahwa pendekatan utama mereka berakar pada pengakuan bahwa pemain TCG adalah kompetitor.

Untuk itu, Riot meluncurkan Riftbound di event esports besar TFT Open Macau, di mana mereka mendapatkan masukan penting langsung dari komunitas.

Salah satu titik refleksi kritis dari pengembangan adalah umpan balik komunitas yang merasa visual dan nuansa League of Legends pada kartu kurang terasa. Menanggapi hal ini, tim Riftbound melakukan revisi besar pada UI, desain biaya, dan terutama seni ilustrasi kartu untuk set pertama dan kedua, sambil berupaya menjaga referensi waralaba League tetap kuat.

Riftbound dibangun dengan DNA esports di dalamnya. Meskipun secara mekanik dapat dimainkan hingga empat pemain sekaligus, format kompetitif awal akan memfokuskan pada satu-lawan-satu (1v1), sementara format Free For All dipandang lebih sebagai mode sosial.

Riot Games telah memperkenalkan sistem “Organised Play” yang mencakup berbagai tingkatan, dari casual hingga kompetitif, dengan qualifier resmi berbahasa Inggris pertama direncanakan pada 5 Desember di Houston, AS.

Dalam hal penyiaran, Riot Games memanfaatkan pengalaman panjang mereka di scene League dan VALORANT. Untuk membuat TCG ini bisa dinikmati penonton, mereka menghadirkan overlay khusus yang menjelaskan situasi board game serta sistem replay yang memungkinkan caster menampilkan ulang poin-kunci pertarungan.

Namun, logistik turnamen besar yang melibatkan ratusan hingga ribuan pemain, seperti 2.048 peserta di Shanghai, menjadi pengalaman baru bagi Riot Games di ranah TCG fisik.

Baca Juga :

VALORANT Champions 2026 Hadirkan Anthem Bernuansa Metal

Riftbound x T1 Hadirkan 5 Kartu Juara Worlds 2025, Ada Tanda Tangan Faker

Caps Dirumorkan Masuk Hall of Legends, Tristana Jadi Skin Ikoniknya

Chai menjelaskan bahwa ekspansi besar di bidang TCG menunjukkan bahwa ekosistem permainan kartu fisik masih sangat hidup dan memiliki potensi jangka panjang. Dengan IP League yang sangat kuat dan pengalaman kompetitif yang matang, Riot Games percaya bahwa Riftbound bisa menjadi TCG yang bertahan selama beberapa dekade, meskipun harus bersaing dengan "tiga besar" industri TCG global.

Kunci suksesnya adalah desain permainan yang kuat, kompetisi yang menarik, dan penyajian broadcast yang memikat.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait