Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Nvidia Klaim 1 dari 200 Unit GeForce RTX 50 Series Miliki RPO yang Berbeda
Other

Nvidia Klaim 1 dari 200 Unit GeForce RTX 50 Series Miliki RPO yang Berbeda

Aldonov Danoza - Jumat, 28 Februari 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tidak terlalu berpengaruh dan bukan masalah defect, tapi dari segi performa hasil benchmarknya beragam. Ternyata Nvidia klaim bahwa GeForce RTX 50 Series ini memiliki render unit yang berbeda.

Secara jelasnya, Nvidia klaim RTX 5090 ternyata akan hadir dengan Render Output Unit (ROP) yang berbeda di setiap unitnya. Ini bukan masalah besar di produksi karena chipset dan thermal yang sama, namun output dari setiap chipset tidak akan seragam seperti apa yang biasa kamu ketahui untuk sebuah teknologi.

Detailnya, RTX 5090 seharusnya memiliki 176 ROP, namun ada beberapa user yang klaim bahwa unit GPU miliknya memiliki 168 ROP. Lima poin lebih kurang dibanding yang ada di atas kertas. Sama juga dengan RTX 5070 Ti yang seharusnya memiliki 96 ROP, ternyata ada user yang klaim hanya memiliki 88 ROP.

Sehingga dengan pengurangan ROP tersebut, benchmarking pun akan tidak seragam seperti apa yang ada di GPU-Z, dan bahkan memiliki performa yang drop hingga 4.54 persen. Contohnya benchmark di game Elden Ring dengan rata kanan 4K, RTX 5090 seharusnya memiliki FPS hingga 185-190, dan beberapa benchmark pun ternyata klaim hanya mendapatkan 174 FPS.

"Kami telah mengidentifikasi masalah langka yang memengaruhi kurang dari 0,5% (setengah persen) GPU GeForce RTX 5090 / 5090D, RTX 5080, dan 5070 Ti yang memiliki satu ROP lebih sedikit dari yang ditentukan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada The Verge. "Dampak kinerja grafis rata-rata adalah 4%, tanpa dampak pada beban kerja AI dan Komputasi. Konsumen yang terkena dampak dapat menghubungi produsen papan untuk penggantian. Anomali produksi telah diperbaiki."

Direktur PR global Nvidia, Ben Berraondo, juga mengatakan kepada The Verge bahwa tidak ada GPU Nvidia lain yang terpengaruh, dan juga tidak ada RTX 5070 yang akan segera dirilis.

Pengguna yang memiliki RTX 5090 / 5090D, 5080, atau 5070 Ti dapat mengunduh GPU-Z, yakni utilitas sistem kecil yang menampilkan informasi tentang kartu video dan prosesor grafis yang terpasang, dan menjalankannya untuk memeriksa apakah kartu mereka memiliki jumlah ROP yang tepat.

Jika kartu tidak terpengaruh, 5090 seharusnya memiliki 176 ROP, 5080 seharusnya memiliki 112 ROP, dan 5070 Ti seharusnya memiliki 96 ROP.

Jika malah menunjukkan 168, 104, atau 88 ROP masing-masing, kartu tersebut terpengaruh. Pengguna kemudian dapat menghubungi produsen kartu untuk penggantian, atau menyimpannya dan menerima kinerja yang berkurang.

Baca Juga :

Sega Pernah Selamatkan Nvidia, Jensen Huang Kembali Bertemu Sosok di Baliknya Setelah 30 Tahun

MediaTek dan NVIDIA Perkenalkan NVIDIA RTX Spark untuk Memacu Gelombang Baru Pengalaman Windows PC Berbasis AI

ASUS dan T1 Rilis GPU GeForce RTX 5070 dan 5060 Ti Edisi Khusus untuk Fans Esports

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait