OCA Tepis Kabar Esports Keluar dari Asian Games Usai Aichi-Nagoya 2026!
Industry

OCA Tepis Kabar Esports Keluar dari Asian Games Usai Aichi-Nagoya 2026!

Ferdian Hidayat - Selasa, 29 September 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Olympic Council of Asia (OCA) membantah kabar bahwa esports akan keluar dari program Asian Games setelah Aichi-Nagoya 2026.

Dalam pernyataannya yang dirilis dalam bahasa China pada Senin (28/9/2026), OCA menyebut pihaknya belum pernah membuat atau mengeluarkan keputusan terkait penarikan esports dari Asian Games.

OCA tidak pernah membuat maupun menerbitkan keputusan apa pun mengenai keluarnya esports dari Asian Games,

demikian disampaikan OCA dalam pengumuman resminya.

Pernyataan ini bertentangan dengan dokumen resmi OCA pada November 2024 yang mencatat bahwa Executive Board telah menyetujui secara bulat proposal untuk menghapus esports dari program Asian Games setelah Aichi-Nagoya dan menggelar Asian Esports and Mind Games secara terpisah.

Sementara itu, Asian Esports and Mind Games tetap dijadwalkan berlangsung di Kuwait pada 2027.

Baca juga:

Esports Tak Lagi Dipertandingkan di Asian Games Setelah 2026, OCA Siapkan Ajang Khusus di Kuwait pada 2027

Taufik Hidayat Apresiasi Medali Perak Tim Esports Indonesia di Asian Games 2026

OCA Bantah Esports Keluar dari Asian Games Setelah 2026

Director General OCA Husain Al Musallam mengatakan popularitas esports di Asia menjadi salah satu pertimbangan dalam pembentukan Asian Esports and Mind Games.

Menurutnya, kehadiran kompetisi baru tersebut ditujukan untuk memberikan lebih banyak kesempatan kepada atlet esports Asia untuk menunjukkan kemampuan mereka dan tidak akan mengurangi posisi esports dalam sistem Asian Games.

OCA juga menegaskan akan terus mendukung perkembangan esports di Asia serta mempromosikannya melalui berbagai ajang olahraga di bawah naungan organisasi.

Namun, pernyataan tersebut berseberangan dengan dokumen Decisions 90th OCA Executive Board Meeting tertanggal 26 November 2024.

Via: OCA

Pada poin keenam, Executive Board OCA disebut telah “unanimously approved” proposal dari Esports, Martial Arts and Mind Sports Committee untuk menghapus esports dari program Asian Games setelah Aichi-Nagoya dan menggelar Asian Esports and Mind Games secara terpisah.

Dokumen tersebut juga mencantumkan nama Husain Al Musallam selaku Director General OCA di bagian tanda tangan.

Hingga kini, belum ada penjelasan apakah keputusan yang tercatat pada 2024 tersebut telah dibatalkan, diubah, atau memiliki status lain.

Asian Esports and Mind Games 2027 Tetap Digelar di Kuwait

Via: OCA

Terlepas dari polemik tersebut, OCA tetap memastikan Asian Esports and Mind Games akan digelar di Kuwait pada 2027.

Pada 19 September 2026, OCA dan Kuwait menandatangani Host City Contract yang mengonfirmasi Kuwait sebagai tuan rumah edisi perdana kompetisi tersebut.

Ajang ini direncanakan melibatkan sekitar 4.000 atlet dan menggabungkan kompetisi esports dengan sejumlah cabang mind sports. OCA belum mengumumkan daftar game yang akan dipertandingkan pada edisi perdana.

Dengan pernyataan terbaru OCA, status esports pada Asian Games setelah Aichi-Nagoya 2026 masih belum jelas.

Asian Esports and Mind Games dipastikan berlangsung di Kuwait pada 2027, tetapi OCA belum menjelaskan bagaimana ajang tersebut berkaitan dengan keputusan yang tercatat dalam dokumen Executive Board pada 2024.

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait