Paper Rex berhasil mengamankan tiket menuju Grand Final VALORANT Masters London 2026 setelah menumbangkan EDward Gaming dalam laga final upper bracket yang berlangsung sengit. Kemenangan 2-1 memastikan wakil VCT Pacific tersebut menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di partai puncak turnamen internasional bergengsi tersebut.
Pertandingan mempertemukan dua tim terbaik yang sedang berada dalam performa impresif sepanjang turnamen. Selain memperebutkan satu tempat di grand final, laga ini juga menentukan tim yang harus turun ke final lower bracket untuk mempertahankan peluang juara.

EDward Gaming Buka Keunggulan di Breeze
Pertandingan dimulai di Breeze, map pilihan yang menghadirkan duel ketat sejak ronde awal. EDward Gaming mampu memanfaatkan momentum penting di babak overtime untuk mengamankan kemenangan tipis 15-13.
Meski sempat memberikan perlawanan sengit, Paper Rex gagal menutup map pertama dan harus tertinggal 0-1 dalam seri best-of-three tersebut.
Keunggulan EDward Gaming di map pembuka membuat tekanan beralih ke kubu Paper Rex yang wajib meraih kemenangan pada dua map berikutnya jika ingin tetap menjaga asa menuju grand final.
Kebangkitan PRX di Fracture
Memasuki Fracture, Paper Rex menunjukkan karakter khas mereka yang agresif dan penuh percaya diri. Pertarungan kembali berlangsung ketat hingga memasuki overtime.
Namun kali ini, Paper Rex tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Mereka berhasil mengamankan kemenangan 14-12 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke map penentuan.
Performa individu para pemain PRX mulai meningkat pada map kedua, terutama dari Jinggg yang menjadi motor serangan tim sepanjang pertandingan.
Split Jadi Panggung Dominasi PRX
Momentum kemenangan di Fracture berhasil dibawa Paper Rex ke Split. Berbeda dengan dua map sebelumnya yang berlangsung ketat, kali ini PRX tampil dominan sejak ronde awal.
Koordinasi tim yang solid serta permainan agresif yang terukur membuat EDward Gaming kesulitan mengembangkan permainan. Paper Rex akhirnya menutup map dengan kemenangan meyakinkan 13-6 dan memastikan kemenangan seri 2-1.
Hasil tersebut mengantarkan Paper Rex langsung ke Grand Final VALORANT Masters London 2026, sementara EDward Gaming harus turun ke final lower bracket untuk memperebutkan satu slot tersisa menuju partai puncak.
Jinggg Raih Gelar MVP Pertandingan
Salah satu faktor utama keberhasilan Paper Rex adalah penampilan luar biasa dari Wang "Jinggg" Jing Jie. Pemain asal Malaysia tersebut dinobatkan sebagai MVP pertandingan setelah mencatatkan Average Combat Score (ACS) sebesar 272.
Angka tersebut tercatat sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata performanya dalam enam bulan terakhir, menunjukkan peningkatan signifikan pada momen paling krusial di turnamen.
Kontribusi Jinggg tidak hanya terlihat dari statistik, tetapi juga dari kemampuannya membuka ruang dan menciptakan momentum yang membantu Paper Rex membalikkan keadaan setelah kalah di map pertama.

Selangkah Lagi Menuju Gelar Juara
VALORANT Masters London 2026 berlangsung pada 6 hingga 21 Juni dan mempertemukan 12 tim terbaik dari empat wilayah internasional. Selain memperebutkan total hadiah sebesar USD 1 juta, turnamen ini juga menjadi ajang perebutan Championship Points yang sangat penting dalam perjalanan menuju VALORANT Champions Shanghai.
Dengan kemenangan atas EDward Gaming, Paper Rex kini tinggal menunggu lawan di Grand Final. Tim asal Asia Pasifik tersebut berpeluang menambah koleksi trofi internasional mereka dan melanjutkan dominasi yang telah ditunjukkan sepanjang musim kompetisi 2026.