Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Mobile Legends

RRQ Hoshi Gagal ke Playoff MPL ID S17, Catat Rekor Terburuk Dua Musim Beruntun

Aldonov Danoza - Senin, 18 Mei 2026 09:20:31

RRQ Hoshi resmi dipastikan gagal melaju ke babak playoff MPL Indonesia Season 17 setelah mencatat performa buruk sepanjang babak reguler. (Foto

Perjalanan RRQ Hoshi di ajang Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 resmi berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Tim yang selama ini dikenal dengan julukan “Raja dari Segala Raja” dipastikan gagal melaju ke babak playoff akibat performa yang tidak konsisten sepanjang Regular Season.

Melansir laman Dunia Games, kepastian tersebut datang setelah Skylar dan kawan-kawan menelan kekalahan telak di pekan ketujuh. Mereka harus menyerah 0-2 dari EVOS Esports dalam laga El Clasico, lalu kembali tunduk dengan skor serupa saat berhadapan dengan Geek Fam. Hasil minor ini mengunci posisi mereka di papan bawah klasemen dan secara matematis menutup peluang menembus zona enam besar.

Titik Terendah Sepanjang Sejarah Organisasi

Musim ini menjadi salah satu catatan terburuk bagi RRQ Hoshi sejak kompetisi franchise dimulai. Dari belasan pertandingan yang telah dijalani, tim ini tercatat hanya mampu mengamankan satu kali kemenangan mutlak, yaitu saat menghadapi Bigetron by Vitality pada pekan keenam. Sisa laga lainnya berakhir dengan kekalahan yang membuat poin mereka merosot tajam.

Kegagalan ini terasa sangat mengejutkan mengingat reputasi besar RRQ Hoshi sebagai salah satu organisasi esports paling konsisten di Indonesia yang hampir selalu menembus babak final dan menjadi perwakilan di turnamen internasional. Namun, penurunan performa yang puncaknya terjadi dalam dua musim terakhir memaksa manajemen untuk menghadapi kenyataan pahit tidak lolos ke fase gugur secara berturut-turut.

Masalah Roster dan Desakan Evaluasi Total

Komunitas dan para penggemar menyoroti beberapa faktor utama yang dianggap menjadi penyebab keterpurukan sang raja musim ini, antara lain:

Di berbagai platform media sosial, ekspresi kekecewaan dari para pendukung fanatik tidak terbendung. Sebagian besar menganggap momen ini sebagai titik nadir bagi RRQ di era modern, namun tetap mendesak adanya revolusi besar-besaran dari pihak manajemen demi menyambut musim depan. Sementara itu, absennya RRQ Hoshi di babak playoff dipastikan akan mengubah atmosfer panggung Jakarta International Velodrome yang biasanya dipadati oleh basis massa kreatif mereka.

Baca Artikel Asli