Legenda League of Legends, Lee "Faker" Sang-hyeok, resmi ditunjuk sebagai Game Ambassador untuk Esports World Cup (EWC) dan Esports Nations Cup (ENC) hingga tahun 2028. Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Esports Foundation (EF) sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi esports sebagai olahraga global sekaligus memperluas representasi atlet profesional di panggung internasional.
Dengan penunjukan tersebut, Faker bergabung dalam Esports Foundation Ambassador Program bersama dua ikon dunia lainnya, yakni Cristiano Ronaldo dan Magnus Carlsen. Ketiganya mewakili tiga dunia kompetisi berbeda: olahraga tradisional, catur, dan esports.
The game has changed countless times, but one name never left the conversation.@faker, the Esports Foundation Game Ambassador. pic.twitter.com/cFKaiw4nj0
— Esports World Cup (@EWC_EN) July 15, 2026
Faker Akan Mewakili Suara Komunitas Esports Global
Sebagai Game Ambassador, Faker tidak hanya berperan sebagai wajah Esports World Cup. Ia juga akan menjadi representasi para atlet esports dalam berbagai kegiatan Esports Foundation, mulai dari forum kepemimpinan, inisiatif untuk pemain profesional, aktivitas media, hingga berbagai agenda internasional lainnya.
CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, menyebut Faker sebagai sosok yang tak terpisahkan dari sejarah esports modern.
Tidak mungkin membicarakan esports tanpa menyebut Faker. Ia adalah atlet yang mendefinisikan esports kompetitif, seorang juara dengan dedikasi, disiplin, dan konsistensi yang menginspirasi satu generasi penuh,
ujar Reichert, CEO Esports Foundation.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Faker dalam program ambassador menjadi simbol bahwa esports telah melahirkan ikon olahraga kelas dunia yang mampu memberikan pengaruh jauh melampaui arena pertandingan.
Faker: Masih Ingin Juara Bersama T1
Meski mendapat peran baru sebagai Game Ambassador, Faker menegaskan bahwa fokus utamanya tetap berkompetisi bersama T1 dan memburu gelar juara di berbagai turnamen besar.
Kompetisi telah membentuk hidup saya. Saya bangga bergabung dengan Esports Foundation sebagai Game Ambassador. Saya ingin terus bersaing memperebutkan gelar terbesar bersama T1, sekaligus mewakili para pemain dan penggemar yang telah membantu esports berkembang di seluruh dunia,
kata Faker.
Ia berharap perannya dapat menginspirasi generasi baru untuk terus mengejar prestasi, membangun mental pantang menyerah, dan percaya bahwa esports mampu membuka peluang yang sangat besar.
Karier Faker Masih Menjadi Tolok Ukur Dunia Esports
Selama lebih dari satu dekade, Faker menjadi wajah utama esports kompetitif, khususnya di League of Legends.
Deretan prestasinya menjadikan pemain asal Korea Selatan tersebut sebagai salah satu atlet esports paling sukses sepanjang sejarah, di antaranya:
- 6 kali juara League of Legends World Championship (Worlds)
- Juara Esports World Cup 2024
- 2 kali juara Mid-Season Invitational (MSI)
- 10 kali juara liga domestik Korea bersama T1
Kesuksesannya di EWC 2024 juga menjadi salah satu pencapaian penting dalam karier internasionalnya. Kini, pada Esports World Cup 2026, Faker kembali membela T1 dengan target merebut kembali trofi tersebut.
Raih Penghargaan Tertinggi Olahraga Korea Selatan
Pengaruh Faker tidak lagi terbatas di dunia esports.
Pada 2026, ia menjadi atlet esports pertama yang menerima Blue Dragon Medal, penghargaan olahraga tertinggi di Korea Selatan yang diberikan langsung oleh Presiden Lee Jae-myung.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Faker dalam mengangkat nama Korea Selatan melalui esports sekaligus memperluas pengaruh budaya digital negara tersebut di mata dunia.
Sosok yang Melampaui Dunia Game
Bagi jutaan penggemar, Faker bukan hanya pemain profesional, tetapi juga simbol nilai-nilai yang melekat pada kompetisi tingkat tinggi, seperti disiplin, kerendahan hati, ketangguhan mental, dan semangat untuk terus berkembang.
Seiring pertumbuhan esports menjadi industri global yang memenuhi stadion dan menarik perhatian pemerintah maupun dunia bisnis, pengaruh Faker juga meluas hingga ke berbagai sektor di luar gaming.
Penunjukannya sebagai Game Ambassador Esports World Cup menjadi pengakuan bahwa kontribusinya telah melampaui prestasi di dalam permainan. Kini, Faker diharapkan ikut berperan dalam membentuk masa depan esports dunia, sekaligus menjadi jembatan antara pemain profesional, komunitas, organisasi, dan pemangku kepentingan industri.

