Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Nintendo Hentikan Penjualan Switch Generasi Pertama pada 2027
Nintendo resmi mengumumkan penghentian distribusi seluruh lini Switch generasi pertama di Eropa pada Februari 2027 akibat regulasi baterai Uni Eropa.
Industry

Nintendo Hentikan Penjualan Switch Generasi Pertama pada 2027

Aldonov Danoza - Selasa, 07 Juli 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Nintendo mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualan seluruh lini konsol Nintendo Switch generasi pertama di wilayah Eropa mulai pertengahan Februari 2027. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan salah satu konsol paling sukses dalam sejarah industri video game setelah hampir satu dekade sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2017.

Model yang akan dihentikan penjualannya meliputi Nintendo Switch standar, Nintendo Switch Lite, dan Nintendo Switch OLED. Setelah tenggat tersebut, Nintendo tidak lagi memasok unit baru kepada para retailer maupun menjual perangkat tersebut melalui Nintendo Store di kawasan Eropa.

Jaminan Dukungan Layanan eShop dan Transisi Penuh Menuju Nintendo Switch 2

Meski demikian, keputusan ini bukan berarti Nintendo langsung mengakhiri dukungan terhadap ekosistem Switch. Perusahaan memastikan bahwa para pemilik konsol masih dapat mengakses Nintendo eShop, layanan Nintendo Switch Online, pembaruan sistem, serta memainkan seluruh koleksi game yang telah mereka miliki.

Langkah penghentian ini diambil seiring penerapan regulasi baru Uni Eropa yang mewajibkan perangkat elektronik portabel memiliki baterai yang mudah diganti oleh pengguna. Daripada meredesain produk lawas, Nintendo memilih fokus memusatkan perhatian pada konsol utama baru mereka, Nintendo Switch 2, yang sudah disesuaikan dengan standar Eropa.

Warisan Konsol Hybrid Tersukses dan Status Distribusi Wilayah Luar Eropa

Sejak debutnya pada 2017, konsol hybrid tersebut berhasil mengubah cara pemain menikmati game lewat konsep handheld maupun dok televisi. Popularitasnya meroket tajam menjadi salah satu konsol tersukses sepanjang masa berkat deretan game eksklusif papan atas seperti The Legend of Zelda: Breath of the Wild hingga Mario Kart 8 Deluxe.

Untuk saat ini, penghentian penjualan perangkat keras tersebut baru diumumkan secara resmi khusus untuk kawasan Eropa saja. Pihak Nintendo belum memberikan konfirmasi apakah kebijakan serupa akan segera diterapkan di wilayah pasar lain seperti Amerika Utara, Jepang, maupun Asia dalam waktu dekat.

Baca Juga :

Nintendo Tegaskan Penjualan Switch Generasi Pertama Masih Berlanjut di Luar Eropa

Petisi 'Don't Kill the Disc' Tembus 165 Ribu Tanda Tangan

Sony Investasikan US$35 Juta untuk Transformasi Pabrik PlayStation, Siapkan Era Game Digital Mulai 2028

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait