Perombakan Total Gen.G Esports di VALORANT: Hanya Sisakan Dua Pemain Jelang VCT 2026
Valorant

Perombakan Total Gen.G Esports di VALORANT: Hanya Sisakan Dua Pemain Jelang VCT 2026

Aldonov Danoza - Rabu, 22 Oktober 2025
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Organisasi esports asal Korea Selatan, Gen.G Esports, resmi melakukan perubahan besar-besaran pada roster tim VALORANT mereka menjelang musim VCT 2026. Di tengah gairah untuk bangkit kembali setelah performa kurang memuaskan di musim 2025, manajemen mengambil langkah tegas: mengakhiri kontrak sebagian besar pemain inti serta seluruh staf pelatih. Ini adalah sinyal jelas bahwa Gen.G akan melakukan "reset total".

Melepas Inti Roster Juara Masters 2024

Gen.G secara resmi melepas empat pemain veteran mereka: Kim “t3xture” Na-ra, Byeon “Munchkin” Sang-beom, Kim “Karon” Won-tae, dan Kim “Lakia” Jong-min.

Dengan kepergian mereka, roster Gen.G 2025 kini hanya menyisakan dua pemain: Ha “Ash” Hyun-cheol dan Jung “Foxy9” Jae-sung.

Perlu diingat, para pemain yang dilepaskan ini merupakan bagian penting dari pencapaian terbaik Gen.G di Masters 2024, di mana mereka berhasil:

  • Merebut gelar juara Masters Shanghai 2024.

  • Menempati posisi runner-up di Masters Madrid 2024.

Namun, kegagalan mencapai target kualifikasi global pada musim 2025 memaksa organisasi untuk meninjau ulang strategi tim.

Perubahan Total Staf Pelatih

Langkah perombakan ini tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga mencakup jajaran kepelatihan. Gen.G mengumumkan pengunduran diri seluruh staf pelatih, termasuk kepala pelatih Kang “solo” Keun-chul, serta pelatih Kim “HSK” Hae-seong dan Jung “peri” Beom-gi.

Baca Juga :

Paper Rex Dikabarkan Pertahankan f0rsakeN dan something untuk VCT 2027

Kodam XVII/Cenderawasih Juara Piala Panglima TNI Esports Championship 2026

VALORANT Game Changers Championship 2026: Jadwal, Format, Total Hadiah, dan Cara Nonton

Perubahan total ini memberikan sinyal bahwa pendekatan tim secara strategis dan taktis akan dirombak secara fundamental, bukan hanya mengganti pemain, tetapi juga mengubah filosofi bermain.

Mengejar Harapan di Musim 2026

Perombakan sebesar ini didorong oleh dua alasan utama: menjawab ekspektasi tinggi dari penggemar dan sponsor, dan mengakui bahwa "komposisi lama sudah tak cukup kompetitif" di panggung internasional.

Meskipun sebagian besar pemain dan pelatih lama telah dilepas, Gen.G menyatakan bahwa mereka tetap dalam pembicaraan positif dengan sebagian eks pemain untuk kemungkinan kerja sama kembali. Ini menunjukkan bahwa organisasi berhati-hati dalam memilih komposisi yang benar-benar siap bersaing.

Bagi fans VALORANT dan komunitas esports Pacific, musim VCT 2026 akan menjadi titik tumpu baru bagi Gen.G untuk membuktikan bahwa mereka masih layak disebut lawan tangguh di panggung internasional. Akankah Gen.G menemukan roster baru yang mengembalikan mereka ke performa puncak?

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman mendalam dalam penyusunan artikel berita industri esports, analisis taktis game, konten informatif, serta optimasi mesin pencari (SEO) untuk audiens media digital. Lulusan Universitas Pelita Harapan (2015–2020) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan analisis mendalam. Memastikan artikel dikembangkan melalui riset data turnamen, analisis strategi gameplay, serta verifikasi informasi guna menyajikan liputan esports yang tajam dan berbobot bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi fokus utama meliputi industri esports (khususnya kompetisi profesional seperti MPL Indonesia), analisis taktis dan meta game mobile, perkembangan industri gaming, teknologi, media digital, hingga dinamika komunitas gamers di Indonesia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait