Rencana Valve untuk merilis penerus handheld PC populer mereka, Steam Deck 2, dipastikan tetap berjalan. Meskipun industri perangkat keras PC tengah dihantam krisis kenaikan harga komponen RAM dan penyimpanan (storage), Valve menegaskan bahwa kondisi pasar saat ini tidak mengubur ambisi mereka untuk menghadirkan lompatan performa yang nyata pada konsol generasi berikutnya.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pengembang perangkat lunak Valve, Pierre-Loup Griffais, bersama Jeff Leinbaugh. Menurut Griffais, fluktuasi harga RAM tidak mengubah visi utama perusahaan terhadap pengalaman pengguna yang ingin disajikan di masa depan.
Tidak juga. Kami sudah pernah membicarakan bagaimana kami ingin memastikan adanya peningkatan performa yang sangat jelas untuk sesuatu seperti Steam Deck di masa depan, dan saya rasa kami masih melihatnya dengan cara yang sama. Ini hanya masalah melihat kondisi saat ini dan melihat bagaimana serta kapan kami bisa menghadirkan sesuatu seperti itu.
Pierre-Loup Griffais, Software Developer Valve.
Komitmen Lompatan Performa Generasi Baru dan Dampak Harga Komponen
Sikap Valve menegaskan kembali strategi mereka sejak peluncuran model Steam Deck OLED pada 2023 lalu. Valve enggan merilis konsol baru yang hanya sekadar membawa peningkatan spesifikasi kecil (incremental upgrade). Steam Deck 2 baru akan diperkenalkan apabila ketersediaan teknologi chip dan memori mampu menghasilkan peningkatan performa drastis tanpa merusak efisiensi daya baterai serta keterjangkauan harga.
Tantangan biaya komponen memori memang memukul portofolio perangkat keras Valve pada 2026. Pada Mei 2026, Valve terpaksa menyesuaikan harga jual Steam Deck OLED versi 512GB dari US$549 menjadi US$789 (sekitar Rp13,95 juta dengan nilai acuan kurs Rp17.680 per USD), sementara varian 1TB melonjak dari US$649 menjadi US$949 (sekitar Rp16,77 juta). Tekanan inflasi komponen serupa juga berdampak pada lini lini produk lainnya seperti Steam Machine yang dibanderol mulai US$1.049 (sekitar Rp18,54 juta) serta perangkat VR Steam Frame yang menembus angka di atas US$1.000.
Harga Steam Deck OLED Naik Drastis, Model 1TB Kini Tembus Rp15 Juta Lebih
Belum Ada Jadwal Peluncuran Resmi
Meskipun konfirmasi pengembangan ini membawa angin segar, Valve belum membeberkan detail spesifikasi teknis, perkiraan harga, maupun tanggal rilis resmi untuk Steam Deck 2. Waktu peluncuran konsol handheld generasi terbaru tersebut sangat bergantung pada momentum stabilisasi rantai pasok komponen global.
Langkah terukur ini diambil agar Valve dapat mempertahankan posisi unik Steam Deck di pasar handheld PC—yakni memberikan keseimbangan optimal antara performa tinggi, harga yang wajar, dan kenyamanan ekosistem pengguna.
Masa Depan Steam Machine Terancam? Harga Komponen Melonjak dan Steam Deck Mulai Langka